Pendaki Gunung Agung Asal Tabanan Meninggal Dunia Usai Dievakuasi

pendaki-gunung-agung-asal-tabanan-meninggal-dunia-usai-dievakuasi
Tim SAR gabungan mengevakuasi pendaki asal Tabanan, I Gusti Agung ES (45), yang mengalami kelelahan hingga tak sadarkan diri saat mendaki Gunung Agung, Sabtu (18/7). Korban kemudian meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis di Puskesmas Selat.

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Pendaki asal Tabanan, I Gusti Agung ES (45), meninggal dunia setelah sebelumnya mengalami kelelahan hingga tak sadarkan diri saat mendaki Gunung Agung, Karangasem, Sabtu (18/7)

Korban sempat dievakuasi oleh tim SAR gabungan dari ketinggian sekitar 2.200 meter di atas permukaan laut (mdpl) melalui jalur pendakian Pasar Agung, Kecamatan Selat. Setelah berhasil dibawa turun, korban langsung mendapat penanganan medis sebelum dilarikan ke Puskesmas Selat.

Namun, upaya medis yang dilakukan tidak berhasil menyelamatkan nyawa korban. Kepala Puskesmas Selat, I Made Sudarba, mengatakan korban dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu malam.

“Pendaki tersebut meninggal dunia kemarin malam,” ujar Sudarba, Minggu (19/7)
Menurutnya, petugas medis langsung diterjunkan setelah menerima laporan adanya pendaki yang mengalami kondisi darurat di jalur pendakian. Setelah tiba di lokasi, tim memberikan pertolongan awal sebelum mengevakuasi korban ke Puskesmas Selat untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Sudarba menyebut korban diduga mengalami kelelahan berat setelah memaksakan diri melakukan pendakian. Kondisi tersebut diduga memicu gangguan jantung hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

“Kami sudah berupaya melakukan penanganan yang terbaik, tetapi nyawa korban tetap tidak tertolong,” katanya.

Setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga, jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Tabanan untuk dititipkan.

Sebelumnya, korban diketahui mendaki Gunung Agung bersama sejumlah rekannya sekitar pukul 12.00 Wita. Saat rombongan berada di ketinggian sekitar 2.200 mdpl, korban mengalami kelelahan hingga kehilangan kesadaran.

Koordinator Pos SAR Karangasem, I Putu Handika Bhayangkara, sebelumnya membenarkan adanya proses evakuasi tersebut. Tim SAR gabungan kemudian berhasil membawa korban turun untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Benar, barusan kami selesai melakukan evakuasi. Saat ini pendaki tersebut sudah berada di Puskesmas karena kondisinya tak sadarkan diri,” ujar Bhayangkara, Sabtu malam. (tio/bfn)

Exit mobile version