Penghasilan Kuli Angkut Pelabuhan Di Nusa Penida Terjun Bebas

Penghasilan buruh angkut pelabuhan di Nusa Penida turun drastis


KLUNGKUNG, Balifactualnews.com – Pandemi merontokan sendi kehidupan tidak hanya mengalami krisis kesehatan dan juga ekonomi. Selama hampir 1,5 tahun pandemic melanda kegiatan ekonomi masyarakat mengalami penunurunan sangat drastic. Walaupun Nusa Penida sebagai daerah unggulan pariwisata sebelum pandemic menyerang, kegiatan ekonomi sangat menggeliat khususnya bagi arus barang. Mobilitas barang sangatlah pesat waktu masih normal.

Pendapatan kuli panggul atau angkut barang di Pelabuahan Tradisional Mentigi rata-rata 100 ribu per hari dan itu masih saat normal. Dan sekarang sudah 1,5 tahun pandemic berlangsung ekonomi mengalami terjun bebas. Penghasilan 35 ribu per hari. Hal ini disampaikan buruh panggul ditemui  disela-sela kegiatan di Pelabuha, I Wayan Suastika, Senin 2 Agustus 2021.

Suastika tidak bisa berbuat banyak dan sangat bersyukur masih bisa berkerja walaupun secara penghasilan menurun drastic.

“Ya, tidak bisa berbuat banyak. Yang terpenting disaat ini bisa bekerja meski sedikit, “ ujarnya.

Situasi seperti ini ,membuat Suastika berhemat dalam pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan ia juga menggarap lahan milik orang lainya. Disela-sela kegiatan kuli panggul selesai ia melakukan bertani. Persediaan bertani setahun lalu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Sekarang musim persiapan lahan menuju musim tanam.

Ia juga berharap semoga covid ini cepat berlalu dan penghasilan semakin normal kembali,sebutnya.(ana/bfn)

Exit mobile version