KARANGASEM, Balifactualnews.com—Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Karangasem, kini memiliki pengurus baru untuk bertugas selama lima tahun kedepan.
Kejutan terjadi pada posisi sekretaris. Pasalnya eks Perbekel Amerta Bhuana, I Wayan Suara Arsana dipercaya mendampingi dr Gede Parwata Yasa Spog yang terpilih secara aklamasi sebagai ketua dalam musyarah kabupaten yang berlangsung bulan Juli 2022.
Suara Arsana yang aktif sebagai relawan kebencanaan, dipercaya menempati posisi sekretaris setelah ditunjuk langsung tim formatur dalam Muskab tersebut. Penunjukan Suara Arsana itu sekaligus menggeser posisi I Made Tingkes yang sekarang duduk sebagai Wakil Ketua. Sedangkan di posisi bendahara ditempati Dra Ni Made Suardani.
Pengurus baru PMI Karangasem periode 2022-2027 dibawah komando dr Parwata Yasa, langsung dikukuhkan Ketua PMI Provinsi Bali I Gusti Bagus Alit Putra di Aula STKIP Amlapura, Jumat (26/8/2022). Selain dihadiri jajaran pengurus PMI Karangasem, pelantikan tersebut juga dihadiri pengurus PMI Provinsi Bali dan OPD terkait.
Dalam sambutannya, Alit Putra, mengatakan, pengurus baru PMI Karangasem harus bergerak cepat dalam melakukan konsolidasi pengurus dan mampu membangun harmonisasi antara pegawai di markas PMI.
“Saya mendapat informasi kepala markas dan unit donor darah ada sekat. Ini tidak bolah terjadi. Harus menjadi satu, karena antara markas dengan unit donor darah adalah bagian dari PMI,” sentil Alit Putra.
Pada kesempatan itu, Alit Putra juga menyoroti gedung PMI Karangasem yang berlokasi di Jalan Ngurah Rai, Amlapura. Menurutnya gedung yang ada sekarang itu sangat tidak representative dan harus segera mendapatkan perbaikan.
“Sesuai marwahnya sebagai pengelola darah, PMI Karangasem harus betul-betul bisa melayani masyarakat yang membentuhkan. Segera bentuk desa siaga pendonor, dan darah yang dikelola harus transfaran,” tegasnya.
Ketua PMI Karangasem terpilih, dr Parwata Yasa, mengatakan, selama ini PMI sudah mengambil peran dalam menjalankan misi kemanusiaan kepada masyarakat, namun masih perlu lebih ditingkatkan lagi.
“Kami tidak hanya rutin melaksanakan aksi donor darah. Kami selalu turun membantu masyarakat yang terkena bencana,”jelasnya.
Dipihak lain, I Wayan Suara Arsana, menambahkan, kendati baru bergabung dalam kepenguran PMI Kabupaten Karangasem, dia berharap PMI menjadi garda terdepan dalam menggerakkan misi kemanusian dan kebencanaan di Karangasem.
“Kedepan dalam menjalankan misi kemanusiaan, kami akan selalu bersinergi dengan BPBD, SAR dan Pemerintah. Senergitas ini sangat penting dalam mempercepat pelayanan kepada masyarakat,” pungkas mantan sekretaris Pasebaya Agung itu. (tio/bfn)
