Perayaan Bulan Bahasa Bali 2022 di Desa Adat Bugbug, Representasi Pengetahuan yang Mengalir Tiada Henti

Seusai penyerahan hadiah kepada peserta Lomba perayaan Bulan Bahasa Bali ke 4, di Desa Adat Bugbug, Selasa(15/2/2022).

KARANGASEM, Balifctualnews.com – Bulan Bahasa Bali merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Bali dalam upaya pelestarian, pengembangan, dan pemajuan bahasa, aksara, dan sastra Bali  yang merupakan sari-sari pemikiran para leluhur dan lelangit Bali. Puncak perayaannya serentak pada bulan Pebruari ini. Dengan mengusung tema “Danu Kerthi: Gitaning Toya Ening”, Air Sumber Pengetahuan, Bulan Bahasa Bali juga sebagai representasi pengetahuan yang mengalir tiada henti memancarkan kebajikan, kesejahteraan, dan kemuliaan dunia.

Di Desa Adat Bugbug Kecamatan dan Kabupaten Karangasem, puncak perayaan Bulan Bahasa Bali yang ke IV tahun 2022, yang dilaksanakan pada Selasa(15/2/2022) diikuti oleh puluhan peserta lomba dari STT banjar adat setempat dengan menerapkan protocol kesehatan yang ketat.

Ketua panitia Bulan Bahasa Bali Desa Adat Bugbug, I Kade Radiana, S.Pd mengatakan, meskipun masih dalam situasi pandemi Covid-19, usaha pelestarian dan pengembangan bahasa, aksara, sastra Bali telah berhasil dilaksanakan dengan baik, sebagai implementasi visi Gubernur Bali yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru, yang mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia sekala-niskala.

Radiana menambahkan, agenda Bulan Bahasa Bali di Desa Adat Bugbug tahun ini melibatkan para sekeha truna truni di seluruh banjar adat di wilayah Desa Bugbug. Adapun lomba-lomba yang dilaksanakan lanjut Radiana yakni, Nyurat Lontar aksaba Bali, Lomba mesatwa Bali, Lomba metembang atau macepat Ginada Toya ening Bali dan lomba mesatwa Bali.

“Seluruh lomba sudah dilaksanakan dengan baik dan telah mengumumkan para juara lomba. Kami mewaliki seluruh panitia Bulan Bahasa Bali ke 4 tahun 2022 Desa Adat Bugbug mengucapkan terimakasih terutama kepada Bapak Gubernur Bali atas perhatiannya yang luar biasa terhadap pelestarian dan pengembangan bahasa, aksara, sastra Bali, juga terimakasih kami kepada Kelian Desa Adat Bugbug yang telah memberikan kepercayaannya kepada kami dan seluruh panitia dalam melaksanakan acara ini. Demikian juga kepada para peserta lomba, juri dan masyarakat, sehingga acara ini berjalan dengan baik,” terang Radiana.

Lebih jauh Radiana yang juga seorang guru ini menjelaskan, adapun arti dari maskot Angsa Putih yang dipakai pada perayaan Bulan Bahasa bali tahun ini adalah sebagai simbul pengetahuan (Saraswati), simbul Kebajikan dan kebijaksanaan, simbul keteguhan, perlambang kebenaran dan kesucian. Angsa adalah binatang yang bisa hidup di air, udara dan darat, yakni diseluruh elemen dunia ini.

Sementara itu Wakil Kelian Desa Adat Bugbug I Wayan Merta, S.Pd.,MPd dalam sambutannya menyampaikan, seperti halnya di Desa Adat Bugbug yang memiliki purana dengan tahun sekitar 1103 masehi merupakan sari-sari pemikiran para leluhur Desa Adat Bugbug. Untuk itu apa yang menjadi pemikiran Gubernur Bali untuk melestarikan dan memajukan aksara dan sastra Bali, melalui Pergub No.80 tahun 2018, selain itu terkait budaya Bali yakni memakai busana Bali juga telah diterbitkan Pergub No.79 tahun 2018, agar benar benar melestarikan dengan melaksanakan budaya Bali tersebut dengan baik dan benar.

“Kami berharap kepada para generasi muda khususnya, dalam berbusana adat Bali agar memakai dengan baik dan benar sesuai norma-norma yang ada. Di masa pandemic, panitia telah melaksanakannya dengan prokes dengan baik. Ucapan terimakasih kami kepada seluruh panitia yang bertugas yang telah mensukseskan pelaksanaan Bulan Bahasa Bali ke 4 Tahun 2022 ini. Mari kita berama –sama melesatarikan budaya Bali sebagai jati diri masyarakat Bali itu sendiri,” ucapnya.

Di akhir rangkaian acara dilaksanakan penyerahan hadiah kepada masing-masing pemenang lomba juga diberikan penghargaan kepada seluruh dewan juri. (ger/bfn)

Exit mobile version