PHDI Karangasem Goes to School, Cegah Kasus Bunuh Diri di Kalangan Pelajar

phdi-karangasem-goes-to-school-cegah-kasus-bunuh-diri-di-kalangan-pelajar
Anak-anak Yayasan Astika Dharma, ( Desa Pempatan, Kecamatan Redang, saat mengikuti penyuluhan agama dari PHDI Karangasem, belum lama ini
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com–Maraknya kasus bunuh diri yang  dialami kalangan pelajar di Karangasem membuat Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Karangasem, tergerak. Melalui program goes to school yang dibuatnya, organisasi umat Hindu yang ada di gumi lahar itu semakin gencar memberikan penyuluhan di kalangan para pelajar SMA yang ada di wilayahnya. 

Wakil Ketua Bidang Publikasi dan Informasi PHDI Karangasem, I Wayan Suara, Selasa (23/4/2024), mengatakan, program goes to school yang dibuatnya sudah berjalan sejak beberapa bulan lalu, terakhir  kegiatan dalam upaya menekan kasus bunuh diri di kalangan para pelajar itu dilaksanakan di Yayasan Astika Dharma, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Sabtu (20/4/2024), bertajuk “Fenomena Bunuh Diri dari Perspektif Agama Hindu” 

“Kegiatan ini  merupakan sinergitas Penyuluh Agama (Kantor Kementerian Agama Karangasem) dengan PHDI Karangasem  dalam upaya menekan angka kasus bunuh diri yang menimpa kalangan pelajar,” kata Suara. 

Kegiatan yang dilaksanakan di Sekolah  Widya Laya Astika Dharma itu melibatkan 60 peserta, dihadiri langsung Ketua PHDI Karangasem Dr I Gusti Ngurah Ananjaya, SAg.M.Pd dan beberapa Penyuluh Agama lainnya. 

“Para pelajar di Sekolah Widya Laya Astika Dharma sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Diakhir acara PHDI Kabupaten Karangasem menyerahkan buku tentang Agama Hindu kepada para pelajar,” kata Suara Arsana

Sementara itu, Kepala Sekolah  Widya Laya Astika Dharma, I Ketut Suena, sengat mengapresiasi program goes to school berupa penyuluhan agama yang dilaksanakan PHDI Kabupaten Karangasem di sekolahnya. Dia berharap kegiatan tersebut terus digulirkan secara kontinyu ke sekolah-sekolah, sehingga bisa menekan angka kasus bunuh diri yang menimpa kalangan pelajar. 

“Kami sangat berterimakasih yang telah mengedukasi anak-anak Yayasan Astika Dharma terkait fenomena maraknya kasus bunuh diri yang menimpa anak-anak pelajar di Karangasem. Kegiatan ini sangat bagus dan wajib digulirkan ke sekolah-sekolah yang lain,” ucapnya. (tio/bfn)