KARANGASEM, Balifactualnews.com–Maraknya kasus bunuh diri yang dialami kalangan pelajar di Karangasem membuat Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Karangasem, tergerak. Melalui program goes to school yang dibuatnya, organisasi umat Hindu yang ada di gumi lahar itu semakin gencar memberikan penyuluhan di kalangan para pelajar SMA yang ada di wilayahnya.
“Kegiatan ini merupakan sinergitas Penyuluh Agama (Kantor Kementerian Agama Karangasem) dengan PHDI Karangasem dalam upaya menekan angka kasus bunuh diri yang menimpa kalangan pelajar,” kata Suara.
Kegiatan yang dilaksanakan di Sekolah Widya Laya Astika Dharma itu melibatkan 60 peserta, dihadiri langsung Ketua PHDI Karangasem Dr I Gusti Ngurah Ananjaya, SAg.M.Pd dan beberapa Penyuluh Agama lainnya.
“Para pelajar di Sekolah Widya Laya Astika Dharma sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Diakhir acara PHDI Kabupaten Karangasem menyerahkan buku tentang Agama Hindu kepada para pelajar,” kata Suara Arsana
Sementara itu, Kepala Sekolah Widya Laya Astika Dharma, I Ketut Suena, sengat mengapresiasi program goes to school berupa penyuluhan agama yang dilaksanakan PHDI Kabupaten Karangasem di sekolahnya. Dia berharap kegiatan tersebut terus digulirkan secara kontinyu ke sekolah-sekolah, sehingga bisa menekan angka kasus bunuh diri yang menimpa kalangan pelajar.
“Kami sangat berterimakasih yang telah mengedukasi anak-anak Yayasan Astika Dharma terkait fenomena maraknya kasus bunuh diri yang menimpa anak-anak pelajar di Karangasem. Kegiatan ini sangat bagus dan wajib digulirkan ke sekolah-sekolah yang lain,” ucapnya. (tio/bfn)
