KARANGASEM, Balifactualnews.com- Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karangasem segera melakukan kocokan terhadap jabatan pimpinan tinggi pada empat organisasi perangkat daerah (OPD) yang saat ini masih diisi pelaksana tugas.
Pengisian jabatan kosong itu akan dilakukan Agustus bulan depan, menyusul rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah keluar dan sudah diperbolehkan untuk melakukan pengisian tersebut.
Empat OPD yang mengalami kekosongan pejabat eselon 2 yakni, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo), Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans), serta Dinas Perhubungan (Dishub).
“Rekomendasi Komisi ASN sudah keluar Senin lalu. Dari rekomendasi yang kami terima Komisi ASN memperbolehkan melakukan pengisian kekosongan pejabat pimpinan tinggi di empat OPD tersebut,” kata Kepala BKPSDM Karangasem, I Komang Agus Sukesena, ditemui di Kantor Dinas Kominfo, belum lama ini.
Pelaksanaan open bidding empat pejabat pimpinan tinggi di empat OPD itu, kata Sukesena, saat ini baru pada tahap pembentukan panitia seleksi. Selain dari kalangan akademisi, anggota pansel juga berasal dari kalangan birokrat, dan tokoh masyarakat.
Dikatakan, penawaran atau lelang jabatan ini dilakukan secara bertahap. Diawali dari tahap administrasi, uji kompetensi yang meliputi uji manajerial, socio culture, serta teknisnya, dan terakhir presentasi dan wawancara.
“Open bidding pejabat pimpinan tinggi bersifat promosi sesuai aturan berlaku. Pegawai struktural serta fungsional yang sudah memenuhi persyaratan dipersilahkan mengikuti. Seperti persyaratan akademik, administrasi, dan memiliki sertifikat diklat kepemimpinan,” ungkap pria yang juga sebagai Plt Dinas Kominfo itu.
Sekadar diketahui, sebelumnya 3 OPD mengalami kekosongan jabatan pimpinan tinggi setelah dilakukan rotasi oleh Bupati Karangasem, Gede Dana, awa tahun 2023. Sedangkan 1 OPD yang mengalami kekosongan yakni Disnakertrans. Kekosongan pada jabatan pimpinan tinggi pada OPD itu karena pejabatnya sudah pensiun. (tio/bfn)
