Santunan Korban Bencana Alam Dicairkan Bertahap

santunan-korban-bencana-alam-dicairkan-bertahap
Foto Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Pemerintah Provinsi Bali sudah mencairkan dana bantuan untuk santunan korban bencana alam yang ada di Karangasem. Dana santunan sebesar Rp130 juta untuk 9 orang korban dan dicairkan secara bertahap tersebar di enam kecamatan, yakni Kecamatan Abang, Karangasem, Manggis, Rendang, dan Kecamatan Bebandem.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, dikonfirmasi, Minggu (3/12) mengatakan, dana santunan tahap pertama dicairkan sebesar Rp 40 juta diterima untuk 3 orang. Satu orang mengalami luka berat dan 2 orang meninggal dunia. Tahap kedua bantuan disalurkan sebesar Rp45 juta untuk 3 orang. Semuanya meninggal. Pencairan dana santunan tahap ketiga jumlahnya juga sama, yakni Rp 45 juta untuk 3 orang karena meninggal dunia.

Baca Juga : IWS Ditetapkan Tersangka, BB Tombak Kuatkan Unsur Perencanan Pembunuhan

“Bantuan santunan tahap I, II, dan III sudah cair. Korban bencana alam yang mengalami luka berat dan meninggal. Korban meninggal dunia dapat santunan sebesar Rp15 juta. Sedangkan yang mengalami luka berat mendapatkan santunan Rp10 juta,” terang Arimbawa.

Di Kecamatan Abang ada 3 orang yang dapat santunan. Ketiganya meninggal karena tertimbun material longsor. Yang bersangkutan tertimbun setelah tanah di atas bebukitan ambruk, serta hantam rumah korban. Penghuni dalam rumah tak terselamatkan.”Lokasi kejadiannya di atas bebukitan,”jelas Arimbawa.

Sedangkan di Kecamatan Manggis 1 orang warga mendapatkan santunan karena meninggal dunia setelah gubuknya terbakar.

Baca Juga : Unit Reskrim Polsek Seririt Berhasil Amankan Pelaku Curanmor

Arimbawa, mengatakan, bantuan santunan korban bencana alam tahap IV untuk karangasem masih dalam proses. Saat ini bantuan yang diusulkan ditu masih tahap penyelesaian administrasi di BPBD Provinsi.

“Pencairan santunan korban bencana alam tahap IV kemungkinan baru dicarikan awal tahun 2024 mendatang.
Warga yang dapat santunan berjumlah tiga orang dan semuanya berada di Kecamatan Bebandem. Ketiga korban ini merupakan korban yang meninggal dunia akibat tertimbun longsoran tebing saat mencari batu tabas sekitar tebing di wilayah Liligundi,” pungkasnya. (tio/bfn)

Exit mobile version