KARANGASEM, Balifactualnews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karangasem melaksanakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Goes to Campus Pada Pilkada Serentak tahun 2024 di STKIP Agama Hindu Amlapura, Kamis (27/6).
Sosialisasi yang dilakukan secara intensif oleh KPU Karangasem diikuti 100 peserta dari anak anak muda yang selama ini menjadi pemilih dari kalangan Gen Z. Antusias peserta dari aktif melakukan feed back umpan balik dengan jalan aktif menjawab dan bertanya.
Keaktifan mahasiswa terlihat saat sesi tanya jawab,Mahasiswa yang hadir aktif berdiskusi menanyakan persyaratan menjadi bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem tahun 2024.
Peserta juga menanyakan terkait persyaratan bakal calon dari jalur partai politik dan calon perseorangan atau independen.
“Mengenai syarat menjadi bakal calon perseorangan ataupun calon dari jalur partai politik dimana untuk jalur partai politik minimal mendapatkan dukungan 20 persen dari jumlah kursi di DPRD Kabupaten Karangasem, dari akumulatif total sebanyak 45. Ketentuannya dari 45 kursi itu harus mendapatkan dukungan 9 kursi yang ada di DPRD Kabupaten Karangasem. Sedangkan untuk calon perseorangan minimal mendapatkan dukungan 33.053 KTP yang tersebar di 5 Kecamatan,” beber Kadek Sukara dari Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih (Sosdiklih) Partisipasi Masyarakat (Parmas) dan SDM KPU Karangasem langsung menjelaskan dengan lugas.
Kadek Sukara yang juga mantan Humas KONI Karangasem juga mengingatkan dan mengajak mahasiswa yang memiliki hak pilih untuk datang ke TPS pada 27 November 2024 nanti.
‘Pendidikan pemilih terus dilakukan dalam upaya membangun kesadaran kritis- reflektif tentang hak dan kewajiban pemilih di hadapan negara dengan sistem demokrasi. Dengan demikian pendidikan pemilih meletakkan pemilih sebagai subjek yang membangun nalarnya sendiri. Harapannya dapat melahirkan pemimpin berintegritas untuk kesejahteraan. Selain itu dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Karangasem nanti, pemilih itu jangan sampai tergoda dengan money politik,” pungkasnya. (ger/bfn)
