Tampilkan Gebug Ende, Dolanan SMPN 3 Amlapura Sukses Pukau Penonton KAP

tampilkan-gebug-ende-dolanan-smpn-3-amlapura-sukses-pukau-penonton-kap
Tarian sakral Gebug Ende yang ditampilkan Siswa SMPN 3 Amlapura di ajang Karangasem Akhir Pekan, Sabtu (31/5/2025)

 KARANGASEM, Balifactualnews.com–SMPN 3 Amlapura berhasil mencuri perhatian penonton dengan penampilan spektakuler di acara Karangasem Akhir Pekan (KAP) yang digelar di Taman Kota Jagat Karana, Jalan Raya Veteran, Kelurahan Padangkerta, Karangasem, Sabtu (31/5/2025) malam. 

Ajang kreativitas anak muda Karangasem itu, nyaris  berantakan. Pasalnya, menjelang pementasan sebagian wilayah Gumi Lahar diguyur hujan deras. Kondisi itu membuat panggung pertunjukan basah. Kendati demikian, semangat anak-anak SMPN 3 Amlapura untuk tampil tidak kendur. Bahkan beberapa siswa sempat membersihkan genangan air di atas panggung sebelum tampil menghibur penonton.

Penampilan SMPN 3 Amlapura di acara Karangasem Akhir Pekan (KAP) tidak hanya memukau dengan tarian modern dan karaoke, tetapi juga dengan pertunjukan tradisi khas Desa Seraya, yaitu Gebug Ende Seraya dan Dolanan. Kedua tradisi ini ditampilkan dengan sangat apik oleh para siswa, sehingga membuat penonton merasa terpukau dan mengapresiasi totalitas penampilan mereka.

“Saya sangat terkesan dengan penampilan anak-anak SMPN 3 Amlapura, terutama saat menampilkan dolanan meong-meongan dan tradisi Gebug Ende,” kata Kadek Sujanayasa yang mengaku setiap hari sabtu selalu hadir dalam acara Karangasem Akhir pekan tersebut. 

Terpisah, Ketua Panitia KAP, I Gusti Ngurah Gede Subagiartha, juga mengungkapkan kekagumannya terhadap penampilan anak-anak SMPN 3 Amlapura yang tidak hanya memukau dengan atraksi modern, tetapi juga dengan pertunjukan tradisi khas wilayah tersebut. Menurutnya, penampilan ini menunjukkan kekayaan budaya Karangasem yang patut dilestarikan

“Penampilan anak-anak SMPN 3 Amlapura, menunjukkan bahwa KAP dapat menjadi wadah sekaligus platform yang tepat bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat dan melestarikan budaya lokal,” ujar pria yang akrab disapa Gus Ode itu. 

Dalam delapan kali pelaksanaan KAP, Gus Ode melihat adanya peningkatan keterlibatan UMKM yang cukup signifikan. Meskipun cuaca kadang menjadi kendala, ia optimis bahwa dengan meningkatkan kualitas produk dan pelayanan, UMKM dapat terus meningkatkan omzet dan menjadi tulang punggung ekonomi di Karangasem

Sejak diluncurkan oleh Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata beberapa bulan lalu, KAP telah menjadi magnet bagi masyarakat yang ingin menikmati akhir pekan di Jalan Raya Veteran. Setiap akhir pekan, lokasi ini dipenuhi pengunjung yang antusias menyaksikan berbagai pertunjukan dan menikmati produk-produk UMKM yang ditawarkan. Dengan demikian, KAP tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi sumber pendapatan bagi para pelaku UMKM. (tio/bfn)

 

Exit mobile version