KARANGASEM, Bali Factual News–Penataan Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, kembali mengalami masalah. Setelah trotoar jembatan Titi Sudamala yang amblas akibat tergerus tekanan air hujan, kini proyek jalan dan trotoar di kawasan Pura Dalem Puri di wilayah Banjar Kedungdung mengalami nasib serupa.
Masyarakat setempat menduga, proyek jalan dan trotoar yang ambrol bukan semata-mata karena tergerus air hujan, namun disebabkan buruknya kualitas pekerjaan dari rekanan yang menggarap proyek tersebut. .
Pantauan di lokasi Kamis (29/2/2024), menyebutkan. jalan yang jebol mencapai 20 meter. Bukan hanya jalan, paving trotoar yang ada di lokasi tersebut juga ikut amblas dan terjadi di sejumlah titik. Warga menilai kalau kondisi tersebut tidak secepatnya mendapatkan perbaikan, dikhawatirkan akan memunculkan kerusakan yang semakin parah.
“Proyek jalan ini sudah jebol sejak dua Minggu lalu, tapi sampai sekarang belum mendapat perbaikan dari pihak terkait. Kalau ini dibiarkan, saya yakin kerusakan akan menjadi semakin parah,” kata Wayan Eka, warga setempat.
Dia berharap, agar jalan yang ambrol dan paving trotoar yang sudah mengelupas di beberapa titik segera mendapat perbaikan.
Terpisah, Kelian Banjar Dinas Kedungdung, I Wayan Sudi, mengatakan, ruas jalan di jalur Pura Dalem Puri itu jebol saat kawasan Besakih dan sekitarnya diguyur hujan yang sangat lebat sekitar beberapa minggu lalu.
“Kemungkinan kurang pemadatan, karena sebelum dibangun jalan tersebut merupakan jurang dan sekarang dijadikan akses jalan. Akibat pemadatan yang kurang saat pengerjaan dilakukan, pas hujan lebat akhirnya kontur tanah yang ada di bawahnya ikut tergerus,” pungkas Sudi. (tio/bfn)
