Teror Malam Berdarah di Manggis, Dua Warga Dianiaya Massa Bersenjata

teror-malam-berdarah-di-manggis-dua-warga-dianiaya-massa-bersenjata
Korban IKWS masih menjalani perawatan di RSU Grha Bali Medika, Klungkung. (foto/ist)

KARANGASEM, Balifactualnews.com — Aksi kekerasan brutal mengguncang Dusun Buitan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem. Dua warga setempat, IWS (49) dan IKSW (43), menjadi korban penganiayaan sekelompok orang tak dikenal dalam insiden mencekam yang terjadi Minggu (25/1) malam.

Kelompok pelaku mendatangi rumah korban dengan membawa senjata tajam dan benda tumpul, termasuk parang dan kayu. Suasana yang semula tenang berubah ricuh ketika para pelaku berteriak mencari salah satu korban. Begitu korban ditemukan, pemukulan brutal langsung dilakukan tanpa ampun.

Kapolsek Manggis, Kompol I Made Suadnyana, dkkonformasi, Kamis (29/1), membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, para pelaku berjumlah lebih dari satu orang dan bertindak agresif sejak awal.

“Pelaku datang ke rumah korban sambil berteriak mencari IWS. Saat korban ditemukan, mereka langsung melakukan pemukulan terhadap kedua korban,” ujar Suadnyana.

Aksi kekerasan itu membuat warga sekitar panik. Untuk mencegah situasi semakin tak terkendali, warga kemudian memukul kentongan (kulkul) banjar sebagai tanda bahaya sekaligus meminta bantuan. Mendengar bunyi kulkul, para pelaku langsung melarikan diri ke arah timur.

Akibat penganiayaan tersebut, IWS mengalami luka pada bagian mulut, sementara IKSW menderita luka serius di bagian kepala. Kedua korban sempat mendapat perawatan di Klinik Penta Medika sebelum akhirnya dirujuk ke RSU Grha Bali Medika, Klungkung, karena kondisi luka yang cukup parah.

Dari hasil pendalaman, salah satu korban mengenali seorang terduga pelaku berinisial I MA alias L, warga Sengkidu, Manggis. Polisi bergerak cepat dan berhasil mengamankan terduga pelaku di rumahnya pada Senin (26/1) dini hari.

“Terduga pelaku mengakui perbuatannya. Motif sementara diduga karena adanya masalah sebelumnya dengan korban. Saat ini pelaku sudah kami amankan untuk proses hukum lebih lanjut,” tegas Suadnyana.
Kasus ini masih dalam pengembangan. Polisi terus memburu pelaku lain yang diduga terlibat dalam aksi penganiayaan tersebut. (tio/bfn)

Exit mobile version