KARANGASEM, Balifactualnews.com – Kehadiran The Kayon Gangga Resort di Karangasem mulai memberi dampak bagi masyarakat sekitar. Meski saat ini baru memasuki tahap soft opening, resort tersebut telah menyerap sekitar 50 persen tenaga kerja dari Desa Ababi dan 80 persen dari wilayah Karangasem.
Corporate Marketing Manager The Kayon Hotels & Resorts, Ariska Paramitha, mengatakan keterlibatan masyarakat lokal menjadi bagian dari komitmen The Kayon dalam membangun hubungan yang berkelanjutan dengan lingkungan dan masyarakat sekitar.
“Sekitar 50 persen tenaga kerja kami berasal dari Ababi dan sekitar 80 persen berasal dari Karangasem. Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk melibatkan dan memberikan manfaat kepada masyarakat lokal,” ujar Ariska, Senin (26/7).

Sementara itu, Manager Resort The Kayon Gangga, Wahyu Gunadi menambahkan, The Kayon Gangga saat ini masih dalam tahap soft opening. Operasional resort belum sepenuhnya berjalan karena masih terdapat pembangunan lanjutan di sejumlah bagian kawasan.
“Untuk saat ini kami masih soft opening karena masih ada pembangunan lanjutan. Grand opening rencananya akan dilakukan dalam waktu dekat,” jelasnya.
Menurut Wahyu Gunadi, kehadiran The Kayon Gangga tidak semata-mata berorientasi pada bisnis pariwisata. Resort tersebut juga mengusung konsep Tri Hita Karana (Tree of Life) sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara manusia, lingkungan dan nilai spiritual.
Komitmen itu juga diwujudkan melalui Yayasan Kayon Pasawitran, yang menjadi bagian dari program tanggung jawab sosial The Kayon Hotels & Resorts.
Salah satu programnya menyasar keberlangsungan subak di sekitar resort. Dukungan diberikan dalam bentuk pupuk, jaring dan berbagai peralatan pertanian lainnya.
“Subak menjadi bagian penting dari lingkungan dan juga pemandangan yang ada di sekitar The Kayon Gangga Resort. Karena itu, kami ingin ikut menjaga agar subak tetap lestari dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Wahyu Gunadi
Selain sektor pertanian, dukungan juga diberikan kepada dunia pendidikan. The Kayon memberikan bantuan berupa alat pembelajaran untuk SD di Ababi.
Dalam kegiatan operasionalnya, resort juga melibatkan paguyuban banjar setempat sebagai penyedia transportasi. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas keterlibatan masyarakat lokal dalam aktivitas pariwisata.
“Harapan kami, keberadaan The Kayon Gangga Resort tidak hanya memberikan pengalaman bagi tamu, tetapi juga dapat menciptakan manfaat dan peluang bagi masyarakat di sekitar resort,” pungkasnya. (tio/bfn)













