Tirta Gangga Art Festival 2026, Dari Pelestarian Budaya hingga Penggerak Pariwisata

tirta-gangga-art-festival-2026-dari-pelestarian-budaya-hingga-penggerak-pariwisata
Pembukaan Tirtagangga Art Festival, Minggu (13/9/2026). 

KARANGASEM, Balifactualnews.com Semarak seni dan budaya mewarnai kawasan Taman Tirta Gangga, Karangasem, selama sepekan. Melalui Tirta Gangga Art Festival 2026, pengelola tidak hanya menghadirkan kesenian Bali, tetapi juga membuka ruang bagi seni budaya lintas agama dan komunitas.

Festival yang berlangsung pada 13–19 September 2026 tersebut memasuki penyelenggaraan tahun ketiga sekaligus dirangkaikan dengan perayaan HUT ke-76 Taman Tirta Gangga. Sejumlah kegiatan seni, budaya, olahraga, hingga aktivitas ekonomi kreatif digelar untuk menghidupkan kawasan wisata yang berada di Banjar Tanah Lengis, Desa Ababi, Kecamatan Abang.

Baca Juga : 200 Peserta Yoga Ramaikan Pembukaan Tirta Gangga Art Festival 2026

 

Ketua Badan Pengelola Taman Tirta Gangga, Anak Agung Made Kosalia, mengatakan festival tersebut sengaja dikemas dengan mengedepankan keberagaman sebagai bagian dari kekayaan budaya masyarakat Karangasem.

Menurut Kosalia, seni yang ditampilkan tidak hanya terbatas pada kesenian yang bernafaskan Hindu dan Bali, tetapi juga memberikan kesempatan kepada komunitas dari lintas agama untuk menunjukkan kekayaan budayanya.

“Sudah tentunya festival ini kami menyelenggarakan atau menampilkan seni-seni budaya, bukan saja seni budaya Hindu atau Bali, tetapi kami juga menampilkan seni budaya dari lintas agama,” kata Kosalia di sela sela pelaksanaan Tirtagangga Art Festival, Minggu (13/9/2026).

Ia mengatakan keberagaman tersebut merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Bali yang telah lama hidup berdampingan dengan semangat toleransi.

Karena itu, festival tidak semata-mata ditujukan sebagai hiburan bagi pengunjung. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkenalkan sekaligus menjaga keberadaan seni dan budaya kepada masyarakat serta wisatawan.

“Ini merupakan khasanah seni budaya kita, bukan saja bernafaskan Hindu, namun juga agama lain,” ujarnya.

Baca Juga : Danu Kertih Batur, Bupati Gus Par Titip Harapan Besar untuk Karangasem

Berbagai kegiatan disiapkan dalam rangkaian Tirta Gangga Art Festival 2026. Mulai dari parade budaya, pementasan seni, festival musik hingga perlombaan yang melibatkan masyarakat, seniman, komunitas dan pelaku UMKM.

Sejumlah lomba yang digelar antara lain Barong dan Mekendang, Baleganjur, Penjor, tari-tarian, Tapel dan Ogoh-Ogoh Mini, Nyurat Lontar, Karaoke Bali serta lomba melukis.

Salah satu kegiatan pembuka festival yakni yoga bersama yang diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai klub yoga di Kabupaten Karangasem. Kegiatan berlangsung di kawasan Taman Tirta Gangga dengan suasana khas destinasi wisata tersebut.

Kosalia mengapresiasi keterlibatan masyarakat dan berbagai komunitas dalam pelaksanaan festival. Menurutnya, partisipasi tersebut menjadi modal penting untuk menjadikan Tirta Gangga tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai ruang bertemunya seni, budaya dan kreativitas masyarakat.

Ia berharap festival yang digelar secara berkelanjutan tersebut mampu memberikan dampak terhadap sektor pariwisata Karangasem. Kehadiran berbagai kegiatan seni dan budaya diharapkan dapat menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan.

“Harapan kami dengan penyelenggaraan festival ini, jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke Bali khususnya ke Karangasem makin meningkat,” harap Kosalia.

Selain pariwisata, aspek ekonomi masyarakat juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan festival. Keterlibatan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif diharapkan dapat membuka peluang usaha sekaligus memberikan manfaat ekonomi dari meningkatnya aktivitas wisatawan.

Kosalia mengatakan keberadaan Tirta Gangga diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui perpaduan antara pariwisata, seni budaya dan ekonomi kreatif.

“Tirta Gangga tidak hanya menjadi tempat wisata, tetapi juga diharapkan menjadi ruang untuk melestarikan seni tradisional, mengembangkan kreativitas seni modern dan membangkitkan UMKM sebagai pendukung ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata yang membuka Tirta Gangga Art Festival 2026 turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Festival seni dan budaya dinilai menjadi salah satu kegiatan yang dapat memperkuat daya tarik pariwisata Karangasem.

Dengan rangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, Tirta Gangga Art Festival diharapkan terus berkembang menjadi agenda tahunan. Tidak hanya menjadi panggung pertunjukan seni, tetapi juga menjadi ruang pelestarian budaya sekaligus penggerak pariwisata dan ekonomi kreatif di Karangasem. (ger/bfn)

Exit mobile version