Tolak Pemimpin Boneka, PSI Bulat Dukung Dana-Dipa

Ketua DPD PSI Karangasem I Putu Jenana Sukandarista (kanan) bersama Plt Ketua DPP PSI Giring Ganesa

KARANGASEM, Balifactualnews.com-Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan tegas mengarahkan dukungannya kepada  pasangan  bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati  Karangasem yang di usung PDI Perjuangan dan Partai Hanura, I Gede Dana S.Pd. M.Si dan Dr. I Wayan Artha Dipa.

Perihal dukungan itu disampaikan langsung,  Ketua DPW PSI Bali, I Nengah Yasa Adi Susanto, Senin (31/8/20).  Kepada media ini, pria yang juga sebagai pengacara itu mengatakan, PSI memilih berlabuh ke paket Dana-Dipa karena melihat figure  pasangan calon yang dinilai layak dikedepankan untuk membawa perubahan Karangasem yang lebih baik.

“Saya mengamati betul laju pembangunan di Karangasem selama empat setengah tahun terakhir.  Tak ada yang bisa dibanggakan.  Penanganan bencana semua kacau. Yang paling mencolok penanganan bencana Gunung Agung 2017 lalu. Saat itu masyarakat Karangasem seperti anak ayam kehilangan induknya,” ucap pria yang juga pemilik kampus kapal pesiar  asal Desa Bugbug ini.

Menurutnya, Karangasem memang perlu perubahan kepemimpinan. Hal itu dinilainya akan bisa tercapai sepanjang  pemimpinnya visioner dan bukan pemimpin boneka.

“Melihat kondisi daerah yang ada, Karangasem  memang memerlukan pemimpin yang visioner, mau kerja dan bukan pemimpin boneka, dan semua ini ada di paket merah putih Dana-Dipa,”tegas Susanto, seraya menambahkan rekomendasi dukungan ke Dana-Dipa akan turun dalam pekan ini.

Bergabungnya PSI  yang notabene  memiliki konstituen fanatik pemilih millenial ke paket Dana-Dipa, sekaligus menjadi amunisi baru untuk melawan paket petahana I Gusti Ayu Mas Sumatri dan Made Sukerana (Maskker) yang diusung Koalisi Karangasem Hebat (KKH) Jilid 2.  Sebelumnya tambahan kekuatan juga datang dari koalisi rakyat Karangasem dan Partai Hanura.

Sebelumnya, Ketua DPD PSI Karangasem I Putu Jenana Sukandarista, mengatakan, ada beberapa alasan yang membuat  induk partainya menjatuhkan pilihan kepada paket  dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali  tersebut.  Alasan yang paling krusial  adalah pembangunan di Karangasem  selama 4,5 tahun terakhir yang cenderung jalan di tempat dan  selalu berada di barisan belakang jika dibandingkan daerah lainnya di Bali.

“PAD terus turun, Galian C juga bayak bocornya. Semua ini terjadi akibat managerial pemerintahan yang tidak  mumpuni,” ucap Putu Jenana.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Karangasem, I Gede Dana, mengatakan, komunikasi politik dengan penguru PSI memang terus dilakukan.  “Komunikasi dengan PSI terus kita jalin, juga dengan partai lainnya. Dukungan secara lisan dari PSI sudah,  tetapi fisiknya saja yang belum.  Saya meyakini PSI segera bergabung  lengkap dengan rekomendasinya, karena memiliki visi yang sama dengan kita  untuk membangun perubahan menuju Karangasem era baru. (ger/son/bfn)

Exit mobile version