KARANGASEM, Balifactualnews.com – Kalimat sindiran yang diduga terlontar saat seorang pria tengah mabuk tuak berujung aksi penusukan di Lingkungan Jasri Kaler, Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem. Seorang pria berinisial INW alias Mangku (50) diduga menusuk tetangganya, Ni Ketut S (52), menggunakan pisau hingga korban mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh, Rabu (28/10) malam.
Saat kejadian, Mangku diduga baru saja mengonsumsi minuman keras jenis tuak.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum kejadian, Mangku sempat mengonsumsi tuak bersama seorang saksi di rumahnya yang berada di sebelah timur rumah korban.
Beberapa saat kemudian, Mangku menghampiri korban dan saksi yang sedang berada di gang depan rumah korban. Setelah sempat berbincang, Mangku kembali ke rumahnya.
Tak lama berselang, korban terdengar melontarkan kalimat dalam bahasa Bali, “Mangku keto be yen punyah pepes ngae masalah,” yang kurang lebih berarti, “Mangku, begitulah kalau mabuk sering membuat masalah.”
Ucapan tersebut diduga membuat Mangku tersinggung. Ia kemudian kembali mendatangi korban sambil membawa sebilah pisau.
Korban sempat mempertanyakan maksud membawa pisau tersebut. Namun, Mangku kembali ke rumahnya. Beberapa menit kemudian, ia kembali mendatangi korban dan diduga langsung melakukan penusukan berulang kali.
Korban mengalami luka pada sejumlah bagian tubuh. Saksi bersama pelapor kemudian berupaya menyelamatkan korban, sementara Mangku diamankan oleh warga yang berdatangan ke lokasi.
Korban selanjutnya dilarikan ke Rumah Sakit Bali Med Karangasem untuk mendapat penanganan medis.
Berdasarkan pemeriksaan awal, korban mengalami luka pada paha kanan sepanjang sekitar 20 sentimeter, paha kiri sekitar 5 sentimeter, tangan kanan sekitar 10 sentimeter, serta luka pada dada kiri sepanjang sekitar 5 sentimeter dengan kedalaman sekitar 5 sentimeter.
Kasi Humas Polres Karangasem IPTU I Nengah Artono membenarkan adanya dugaan penganiayaan tersebut, Kamis (29/10).
“Terduga pelaku sudah diamankan dan kasusnya ditangani Unit Reskrim Polsek Karangasem,” ujarnya.
Polisi masih menangani kasus tersebut untuk mendalami rangkaian kejadian dan motif di balik aksi penusukan. (tio/bfn)













