Warga Belong dan BPBD Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat 

warga-belong-dan-bpbd-gotong-royong-bangun-jembatan-darurat
Masyarakat bersama dengan PUPR dan BPBD saat membuat jembatan darurat secara gotong royong di Banjar Dinas Belong, Desa/Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem.
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com-Akses jalan penghubung Banjar Belong dengan Banjar Yeh Poh, Desa Manggis/ Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, ambrol akibat tergerus banjir air hujan beberapa hari lalu.

Kondisi ini membuat akses jalan masyarakat, terutama anak-anak sekolah terganggu, karena menjadi satu-satunya jalan penghubung di dua banjar tersebut. Mengatasi persoalan itu, masyarakat Banjar Belong bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karangasem, membangun jembatan darurat  agar  masyarakat dan anak-anak sekolah bisa lewat, karena kalau mencari jalan lain jaraknya cukup jauh.  Jembatan darurat itu dibuat  itu  berbahan pohon kelapa dan kayu jenis lainnya.

“Jembatan ini sudah kemarin dibangun, kami bersama dengan masyarakat sempat berdiskusi dan sepakat untuk membuat jembatan darurat. Karena kasihan terutama anak-anak yang ingin berangkat ke sekolah harus muter lumayan jauh,” kata Camat Manggis, I Putu Eka Putra Tirtana, Selasa (10/6/2024).

Pembangunan jembatan darurat tersebut, kata Eka Tirtana, juga dibantu Dinas PUPR dan BPBD. Kedua instansi ini   gotong royong bersama  masyarakat membangun jembatan itu. Pasalnya, akses jalan tersebut tiap harinya selalu padat dilalui masyarakat.

“Bahan yang digunakan untuk membangun jembatan darurat semuanya swadaya dari masyarakat tidak ada yang beli,” ujar Tirtana.

Panjang jembatan darurat yang dibangun sekitar 4 meter. Saat ini jembatan darurat yang dibangun hanya bisa dilalui oleh sepeda motor dan pejalan kaki.  “Perbaikan jembatan secara permanen, kami sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR. Dari koordinasi yang kami lakukan  dijanjikan  perbaikannya segera dilakukan dengan memasang box culvert. Semoga  harapan masyarakat ini segera bisa terwujud,”jelas Tirtana. 

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mengatakan, pihaknya mengerahkan beberapa personel untuk membantu masyarakat dalam pembangunan jembatan darurat itu. Karena banyak masyarakat dan anak-anak sekolah yang bergantung dengan akses jalan yang jebol tersebut.

“Kami pastikan jembatan darurat ini aman bagi masyarakat dan pengendara sepeda motor yang ingin melintas,” jelas Arimbawa. (ger/bfn)