Waspadai Politik Uang Jelang Pilkel


KARANGASEM, Balifactualnews.com Hajatan enam tahunan yakni pemilihan Perbekel serentak akan segera diadakan. Masyarakat menyambut antusias ajang politik untuk memilih orang nomor satu di desa mereka. Hal yang senada juga dirasakan di Desa Duda Utara, Selat, Karangasem. Yang mana mereka harus memilih satu dari empat calon kandidat yang ada. Mereka yang maju adalah I Wayan Suarman asal Perangsari tengah, I Wayan Masta asal Perangsari kaja, I Gede Saputra Arta asal Geriana kangin dan incumbent I Wayan Darmadi asal Perangsari kelod. Semua kandidat mempunyai peluang yang sama untuk memenangkan pilihan masyarakat.



Sementara itu salah satu calon termuda I Gede Saputra Arta mengaku ikut dalam pemilihan Perbekel nanti karena ingin mengabdi untuk desa. Disamping itu ingin mengukur kemampuan diri sejauh mana masyarakat memberikan dukungan padanya. Karena ingin memajukan tanah kelahirannya, pihaknya telah menyiapkan beberapa program. Tak hanya itu dukungan dari beberapa tokoh masyarakat juga menambah semangatnya.

Ketika ditanya soal optimisme, dirinya menjawab harus optimis. Semua kandidat memiliki pendukung yang militan. Tapi semua itu tergantung pada masyarakat. “Saya minta dukungannya dan semoga saya bisa terpilih,” ujarnya. Arta juga mengaku telah mempersiapkan fisik dan mental dalam Pilkel mendatang.


Baca :


Untuk strategi, Arta mengaku telah turun langsung ke masyarakat untuk sosialisasi sekaligus mohon dukungan. Pendekatan kepada para tokoh masyarakat sudah dilakukan. Soal visi dan misi intinya semua untuk memajukan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat juga akan mengoptimalkan program melalui dana desa dan alokasi dana desa dari pemkab.

Intinya jika nanti terpilih dirinya akan fokus memperbaiki infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, meningkatkan ekonomi kerakyatan dan birokrasi yang lebih mudah. Dirinya juga berharap ada pengawasan terkait politik uang. Karena ini sangat tidak mendidik dan juga tidak dibenarkan oleh undang-undang.



Hal senada juga disampaikan oleh I Nengah Rata, salah satu warga asal Selat, menyambut Pilkel serentak ini dengan senang. Dirinya sepakat jika pemerintah dalam hal ini dinas desa agar melalukan pengawasan yang ketat terutama terkait politik uang. Dirinya juga berharap semua masyarakat dapat memilih dengan cerdas. Perbekel yang seharusnya menjadi pelayan masyarakat, Jangan sampai perbekel sendiri minta dilayani.” Perbekel harus mempunyai kemampuan tidak hanya sekedar berduit,” tegasnya.

Kadis pemerintahan desa Nengah Mendra saat ini belum bisa memberikan komfirmasi saat tim Balifactualnews menghubungi via telephone. Pihaknya mengaku saat ini masih diluar Bali sehingga belum bisa memberikan pendapat. (ani/ger)

Exit mobile version