KARANGASEM, Balifactualnews.com—Menteri PUPR Basuki Hadimulyono dan Gubernur Bali I Wayan Koster sudah melakukan groundbreaking pembangunan jalan tol Jagat Kerthi Bali (Gilimanuk-Mengwi), beberapa waktu lalu. Ketua DPRD Karangasem I Wayan Suastika, sangat mengapresiasi langkah nyata gubernur Wayan Koster dalam memajukan Bali di bidang infrastruktur.
Terkait pembangunan infrastrukur jalan tersebut, Suastika, meyakini sangat berdampak berdampak baik pada dunia Pariwisata di wilayahnya. “Pembangunan jalan tol Jagat Kerthi Bali, tidak hanya berdampak bagus pada Kabupaten Jembarana dan daerah sekitarnya, juga akan berdampak pada akses pariwisata di Karangasem,” ucap Suastika, saat dikonfirmasi berkaitan pembangunan Jalan Tol Jagat Kerthi Bali, Kamis (15/9/2022).
Menurut Suastika, pembangunan jalan tol tersebut akan semakin mempercepat jarak tempuh wisatawan yang hendak berkunjung ke Karangasem, seperti objek wista kawasan Besakih dan objek wisata yang lainnya.
“Dengan adanya tot Jagat Kerthi Bali ini, jarak tempuh Karangasem-Jembrana jauh lebih cepat. Gilimanuk-Karangasem saat ini masih ditempuh dengan waktu selama 4-5 jam. Itu pun kalau melewati jalur Singaraja. Tol Jagat Kerthi diranang untuk menjadi jalur alternatif dari pelabuhan Gilimanuk ke arah ibu kota Provinsi Bali yaitu Denpasar. Artinya waktu ditempuh ke Karangasem akan sangat jauh lebih cepat,” ucapnya.
Selain berdampak pada akses pariwisata, jalan tol Jagat Kerthi Bali, juga diyakini mempermudah pengiriman logistik dalam pembangunan, termasuk juga diuntungkan juga dalam pengangkutan material galian c. “Tidak menutup kemungkinan, pembangunan jalan tol nantinya akan mencari material pembangunan itu di Karangasem. Karena gudang pasir satu-satunya di Bali ada di Karangasem,” katanya, sembari berharap nantinya Pemprov Bali dan Pemerintan Pusat bisa membuka jalan by pas Ida Bagus Mantra sampai ke Padangbai.
“Kami berharap, kedepan di Karangasem juga ada jalan by pas tersebut. Semoga rencana itu bisa segera direalisasikan,” harap Suastika. (tio/bfn)
