KARANGASEM, Balifactualnews.com–Sebanyak 11.751 syarat dukungan paket Karisma (Kari Subali dan Ketut Putra Ismaya Jaya) yang maju Pilkada Karangasem melalui jalur independen, dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Angka tersebut dicatat KPU Karangasem dari hasil verifikasi faktual yang sudah diplenokan, Rabu (10/7/2024) malam.
Kendati jumlah TMS tergolong sangat tinggi, Karisma masih memiliki keyakinan bisa lolos karena tinggal menyetorkan lagi 9 .928 syarat dukungan ke KPU. Pasalnya syarat dukungan minimal bakal calon kepala daerah (Bacakada) dari jalur perseorangan minimal 33.053 dukungan, sedangkan hasil verfak syarat dukungan paket Karisma yang sudah dinyatakan memenuhi syarat (MS) oleh KPU sebanyak 23.125 dukungan.
Ketua KPU Karangasem, I Putu Darma Budiasa, dikonfirmasi, Kamis (11/7/2024) membenarkan jumlah angka TMS paket Karisma tersebut. Dia mengatakan, kekurangan syarat dukungan ini nantinya akan dilengkapi saat proses perbaikan administrasi tahap kedua yang berlangsung selama lima hari. Penyetoran dokumen dukungan tahap kedua itu akan dimulai Sabtu (13/7/2024) dan berakhir Rabu (17/7/2024).
Sementara itu dari dokumen syarat dukungan yang disetorkan Bacakada dari jalur independen itu, KPU akan melakukan proses pemeriksaan administrasi tahap kedua selama 11 hari. Dimulai Kamis (18/7/2024) dan berakhir Minggu (28/7/2024).
“Apabila nanti memenuhi syarat, maka selanjutnya akan dilaksanakan verfak tahap kedua mulai, Rabu (31/7/2024) hingga Sabtu (10/8/2024) mendatang. Jika lolos, Senin (19/8/2024) pasangan Bacakada dari independen ini akan ditetapkan sebagai pasangan calon,” jelas Darma Budiasa.
Darma Budiasa, menyarankan, agar Tim Paket Karisma bisa menyetorkan syarat dukungan melebihi dari jumlah kekurangan sudah tercatat saat pleno kemarin. Itu dilakukan karena saat verifikasi administrasi (vermin) tahap kedua nanti masih memungkinkan ada yang kurang dan ini membuka peluang tidak bisa lolos dalam administrasi..
“Syarat dukungan TMS yang ditemukan dilapangan, karena warga yang ditemui menyatakan tidak mendukung pasangan bakal calon kepala daerah (Bacakada) tersebut. Dari administrasi yang disetorkan sebelumnya memang mendukung, tapi setelah dilakukan verfak kelapangan mereka menyatakan tidak mendukung,” tegas Darma Budiasa. (tio/bfn)













