KARANGASEM, Balifactualnews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karangasem memperluas pendidikan demokrasi bagi generasi muda. Sebanyak 27 dari 32 SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah (MA) di Karangasem telah memberikan ruang bagi KPU untuk menyampaikan sosialisasi kepada calon pemilih pemula dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS), 13-17 Juli 2026.
Lima sekolah lainnya masih akan dikoordinasikan untuk pelaksanaan sosialisasi pada kegiatan pasca-MPLS.
Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Karangasem, I Kadek Sukara, mengapresiasi dukungan pihak sekolah yang telah memberikan kesempatan kepada KPU untuk menyampaikan pendidikan pemilih kepada para siswa.
“Atas nama lembaga KPU Karangasem saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Kepala Sekolah yang telah memberikan ruang bagi kami untuk sosialisasi, menyampaikan pentingnya pendidikan pemilih pemula,” ujar Sukara, Senin (20/7).
Sosialisasi tersebut tidak hanya dilakukan oleh jajaran sekretariat. Seluruh komisioner KPU Karangasem turut turun langsung memberikan materi ke sejumlah sekolah. Ketua KPU Karangasem I Putu Darma Budiasa bersama anggota Agus Nugroho Purwanto, I Wayan Suartika dan I Gede Budana ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.
Sukara menyebut, dari sisi jumlah sekolah yang berhasil dijangkau, kegiatan pendidikan pemilih dalam rangkaian MPLS tersebut menjadi salah satu yang cukup masif di Bali.
“Dari data yang ada untuk sementara, terkonfirmasi kita KPU Karangasem berhasil menggelar sosialisasi dalam jumlah yang cukup banyak se-Bali, terutama dari sisi sekolah yang memberikan waktu ruang sosialisasi,” tegasnya.
Menurutnya, tingginya partisipasi sekolah juga menunjukkan terjalinnya hubungan yang baik antara KPU Karangasem dengan dunia pendidikan. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala sekolah serta jajaran sekretariat KPU Karangasem yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Selain memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjadi pemilih yang cerdas dan berpartisipasi dalam demokrasi, KPU Karangasem juga memperkenalkan rencana program lanjutan. Dua di antaranya yakni Siswa Peduli Demokrasi (SPD) dan Guru Penegak Demokrasi (GPD).
Program tersebut diharapkan dapat memperkuat pendidikan demokrasi secara berkelanjutan di lingkungan sekolah, sehingga pemilih pemula tidak hanya memahami hak dan kewajibannya, tetapi juga memiliki kesadaran untuk berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi.
Sebanyak 27 sekolah yang telah menjadi lokasi sosialisasi KPU Karangasem yakni SMAN 1 Amlapura, SMAN 2 Amlapura, SMA Negeri 3 Amlapura, SMA Negeri 1 Bebandem, SMA Negeri 1 Kubu, SMA Negeri 1 Manggis, SMA Negeri 1 Selat, SMA Negeri 1 Sidemen, SMAN 1 Rendang, SMA Swastyastu Abang, SMA Utama Widyalaya Astika Dharma, MAN 1 Subagan Karangasem, SMK Negeri 1 Amlapura, SMK Negeri 1 Abang, SMK PGRI Amlapura, SMK Negeri 1 Bebandem, SMKN 1 Kubu, SMKN 2 Kubu, SMK Negeri 1 Manggis, SMK Giri Pendawa, SMK Widya Wisata Graha, SMK TI Global Karangasem, SMAS Dharma Kerti Sengkidu, SMAS PGRI Amlapura, SMAS Saraswati Selat, SLB N 1 Karangasem, serta Utama Widyalaya Kejuruan Parisada Amlapura. (bfn)
