KARANGASEM, Balifactualnews.com – Karangasem Festival 2025 serangkaian Hut ke 358 Kota Amlapura yang dipusatkan di Lapangan Taman Budaya Candra Buana resmi ditutup, pada Minggu (22/6) malam.
Selain dihadiri Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Enik Ermawati dan Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, penutupan festival dengan bertabur pemberian apresiasi kepada para peserta lomba juga dihadiri Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa, Ketua DPRD Karangasem I Wayan Suastika,Sekda I Ketut Sedana Merta dan pihak terkait lainnya.
Festival Karangasem 2025 dengan tema “Harmony To Happiness” sukses memikat ribuan pengunjung dari berbagai daerah. Malam penutupan dimeriahkan dengan berbagai acara, termasuk fashion show, penampilan seniman lokal, pemberian penghargaan kepada siswa dan seniman berprestasi, serta pertunjukan kembang api yang spektakuler, ditutup dengan penampilan artis nasional Charly van Houten.
Dalam sambutannya, Wamenpar Ni Luh Puspa memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Karangasem, khususnya kepada Bupati I Gusti Putu Parwata dan Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa atas inisiasi penyelenggaraan festival ini.
“Gagasan festival ini luar biasa karena mampu menggerakkan masyarakat, memperkenalkan kekayaan budaya, mendorong kreativitas pemuda dan seniman lokal, serta memberikan dampak ekonomi nyata bagi rakyat. Ini bukan sekadar hiburan, tapi gerakan bersama menuju kesejahteraan,” kata Ni Luh Puspa.
Sebelumnya, Bupati I Gusti Putu Parwata mengucapkan terima kasih dan rasa syukurnya atas kelancaran dan kesuksesan festival yang telah menjadi ajang promosi pariwisata dan kebudayaan Karangasem
“Festival ini bukan sekadar hiburan, melainkan cerminan semangat gotong royong, pelestarian budaya, dan pendorong ekonomi kreatif, yang semuanya bermuara pada harmoni sosial dan kebahagiaan bersama,” kata Bupati yang akrab disapa Gus Par itu.
Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, mulai dari panitia, TNI-Polri, Pecalang, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga petugas kebersihan dan masyarakat luas, yang telah bersinergi menjaga kelancaran, kenyamanan, dan keamanan selama festival berlangsung.
Pada kesempatan itu, Bupati Gus Par, juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat dan petugas yang telah bekerja sama untuk memastikan kesuksesan dan keamanan acara, mulai dari panitia hingga aparat keamanan dan petugas kebersihan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama untuk kesuksesan dan keamanan acara,” kata Gus Par.
Sementara itu, Sekda Karangasem sekaligus Ketua Panitia Karangasem Festival 2025, I Ketut Sedana Merta, melaporkan bahwa festival yang berlangsung selama empat hari tersebut memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, terutama bagi pelaku usaha lokal.
Selama empat hari pelaksanaan Karangasem Festival 2025, pelaku UMKM dan kuliner mencatatkan omzet penjualan yang signifikan. Dari 34 stand UMKM, total penjualan mencapai Rp 208.898.000, sementara 69 peserta kuliner mencatatkan transaksi sebesar Rp 675.800.000, sehingga total omzet penjualan mencapai Rp 884.698.000.
“Angka ini menunjukkan bahwa Karangasem Festival bukan hanya sekadar ajang hiburan, tetapi juga menjadi ruang ekonomi nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah,” kata Ketut Sedana Merta.
Menurut Sedana Merta, penutupan Karangasem Festival 2025 menjadi simbol keberhasilan event budaya besar yang berdampak langsung pada masyarakat, baik dari segi budaya maupun ekonomi.
“Dengan semangat ‘Harmony To Happiness’, Karangasem menegaskan posisinya sebagai daerah yang kaya budaya, ramah wisatawan, dan siap melaju menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera,” ucapnya.
Karangasem Festival lanjut Sedana Merta, selain menjadi ajang budaya dan pariwisata, Karangasem Festival 2025 juga menjadi platform untuk mengevaluasi capaian 100 hari kerja Bupati I Gusti Putu Parwata dan Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa, serta mempromosikan program-program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Festival ini semakin spesial dengan hadirnya ucapan selamat ulang tahun Kota Amlapura ke-385 dari berbagai kepala daerah di Indonesia, seperti Gubernur Maluku Utara dan Bupati Sidoarjo,” pungkas Sedana Merta. (tio/bfn)













