KARANGASEM, balifactualnews.com – Pertarungan puncak cabang olahraga bola voli putra pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVI dipastikan bakal berlangsung sengit. Laga final yang digelar di GOR Gunung Agung, Amlapura, Sabtu (13/9/2025) malam, mempertemukan juara bertahan Gianyar dengan penantang tangguh Badung.
Bagi Badung, laga ini bukan sekadar perebutan medali emas, tetapi juga menjadi ajang pembalasan atas kekalahan dua tahun lalu di Porprov Bali di Tabanan. “Final kali ini memang tidak mudah. Gianyar adalah juara bertahan, tapi kami optimistis anak-anak bisa mengimbangi permainan mereka, bahkan mencuri poin. Kemenangan atas Tabanan di semifinal menjadi gambaran kekuatan tim,” ujar pelatih Badung, Wayan Windu Segara, Jumat (12/9/2025).
Badung datang dengan kekuatan merata di semua lini, membuat Windu percaya diri pasukannya mampu membendung serangan Gianyar yang masih bertumpu pada lima bintang andalan Tarkam ( Dewa Toris, Komag Bukit, Komik, Alit, dan Dwi Ananta).
Di kubu lawan, Gianyar memilih untuk tetap rendah hati. Meski berstatus juara bertahan, mereka sadar Badung bukan lawan sembarangan. Pelatih Gianyar, Dewa Yuda Brata, mengakui lawan punya skuad komplit. “Kekuatan semua tim di Porprov kali ini sangat merata. Badung, misalnya, punya tim yang komplit. Namun kami tetap menargetkan medali emas,” tegasnya.
Sebelumnya di babak semifinal, Gianyar sukses menyingkirkan tuan rumah Karangasem dengan skor telak 3-0. Sementara itu, Badung tampil mengejutkan dengan menaklukkan favorit juara Tabanan 3-1.
Dengan catatan tersebut, laga final Gianyar vs Badung diyakini akan menjadi duel panas penuh gengsi, sekaligus ajang unjuk kekuatan dua daerah besar di Bali (tio/bfn)













