KARANGASEM, Balifactualnews.com – Pemerintah Kabupaten Karangasem mengusulkan kenaikan APBD tahun 2025 sebesar Rp 67,2 miliar atau 3,91 persen dari APBD induk. Hal itu terungkap dalam rapat paripurna penyerahan Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Semesta Berencana (KUPA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPPAS) Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Karangasem pada Rabu (23/7).
Kenaikan ini diproyeksikan bersumber dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 35 miliar, Pendapatan Transfer sebesar Rp 21,6 miliar, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah.
Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa yang hadir mewakili Bupati I Gusti Putu Parwata, menjelaskan bahwa perubahan APBD Perubahan ini dilakukan sebagai respons terhadap dinamika pembangunan daerah dan arahan kebijakan nasional.
“Perubahan ini merespons dinamika yang terjadi sepanjang tahun berjalan, termasuk peningkatan aktivitas ekonomi dan pariwisata seiring pulihnya kondisi pasca-Covid-19,” kata Wabup Pandu Prapanca Lagosa dalam sambutannya.
Dengan adanya peningkatan proyeksi tersebut, maka belanja daerah dan pembiayaan daerah akan disesuaikan, termasuk langkah untuk menutup defisit anggaran sebesar Rp 142.086.468.729,00.
“Perubahan dilakukan juga karena beberapa faktor seperti ketidaksesuaian dengan asumsi awal, kebutuhan realokasi anggaran, penggunaan SILPA, serta apabila ada kondisi darurat dan luar biasa,” Imbuhnya.
Pihaknya berharap, pembahasan KUPA dan PPPAS 2025 ini berjalan dengan lancar dan menghasilkan kebijakan terbaik demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat untuk menuju Karangasem yang Agung.
Sementara itu, Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika mengatakan, setelah proses serah terima dilaksanakan dalam rapat paripurna yang berlangsung hari ini tersebut. Selanjutnya pihak legislatif akan menjadwalkan pembahasan – pembahasan hingga beberapa hari kedepan.
“Selanjutnya kami akan menjadwalkan pembahasan lebih lanjut terkait rancangan KUPA dan PPPAS) Tahun Anggaran 2025 yang sudah diserahkan,” terang Suastika usai rapat. (tio/bfn)
