Bali Siapkan 24 Pemanah, Pra-PON Tambah 4 Nomor

bali-siapkan-24-pemanah-pra-pon-tambah-4-nomor
Fajar Putra (paling kiri) dan pemanah muda Bali Dewa Ayu, Gusti Fazli serta Lutfi (terapis) Foto: bfn/ist

DENPASAR, Balifactualnews.com – Sudah dipastikan, pra-PON cabang olahraga (cabor) panahan dipastikan akan menambah 4 nomor yang dipertandingkan sehingga 4 emas bertambah dari PON XX/2021 di Papua yang berjumlah 15 medali emas, menjadi 19 medali emas pada PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut). Sementara untuk pra-PON di Jakarta pada Juni tahun 2023 mendatang hanya perebutan tiket lolos PON 2024 da ranking saja. Empat emas tambahn yang diperebutkan nantinya di PON 2024 semuanya di divisi nasional.

Seperti diutarakan Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov Perpani Bali Infithar Fajar Putra, empat tambahan emas di divisi nasional itu yakni 2 emas pada total jarak putra dan putri serta 2 emas pada total beregu putra dan putri. “Dengan perebutan 19 medali emas di PON 2024, maka di pra-PON nantinya kami dari Bali telah mempersiapkan 24 pemanah dan kini menghuni tim definitif panahan pra-PON Bali,” kata Fajar Putra di Denpasar, Senin (23/1/2023).

Diakui pria yang juga Wakil Ketua I Pengkot Perpani Denpasar itu, kuota untuk pra-PON memang 24 pemanah putra dan putri sedangkan pada PON 2024 kuota pemanah maksimal 18 pemanah. “Jadi kami persiapkan pemanah sesuai kuota tersebut. Apalagi untuk pra-PON ini sifatnya masih entry by number jika lolos ke PON. Setelah di jelang PON 2024 nanti akan menjadi entry by number,” sebut Fajar Putra.

Berangkat dari entry by number itulah salah satunya sistim pertandingannya menggunakan ranking sistim beregu. “Jadi di pra-PON yang dipertandingkan beregu saja. Nanti ranking 1 sampai ranking 3 akan otomatis juga bertanding di perorangan. Sedangkan ranking 4 ke bawah akan bertanding lagi aduan beregu. Jadi apakah nanti diambil ranking 8 besar atau berapa besar ranking yang lolos PON dan berhak ikut perorangan kami masih menunggu PB Perpani. Pastinya ada satu jatah tiket lolos langsung PON 2024 untuk tuan rumah. Dan di pra-PON setiap divisi yakni divisi nasional, recurve dan compound tiap provinsi boleh menurunkan maksimal 4 pemanah,” tutup Fajar Putra. (ena/bfn)