KARANGASEM, Balifactualnews.com – Dalam upaya mendukung program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karangasem melakukan kegiatan tes urine di Wapa di Ume, salah satu resort terkemuka di wilayah ini, pada Rabu(27/8).
Sebanyak 40 orang karyawan mengikuti tes urine secara sukarela. Hasil dari kegiatan ini sangat menggembirakan, karena seluruh peserta dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika.
Baca Juga : Komitmen Tangani Masalah Narkoba di Karangasem Bergema di Ruang Diskusi P4GN
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Wapa di Ume dalam menjaga lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan bebas dari narkoba. BNNK mengapresiasi langkah ini sebagai contoh konkret peran serta dunia usaha dalam mendukung Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).
Kepala BNNK Karangasem, Alvin Andrew Dias,S.H menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif Wapa di Ume dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.
Baca Juga : Presiden Prabowo Dukung Pengembangan GovTech dan Gen Bank
“Kami mengapresiasi langkah manajemen Wapa di Ume yang telah bekerja sama dengan BNNK dalam pelaksanaan tes urine ini. Hasil yang menunjukkan seluruh karyawan negatif narkoba tentu sangat menggembirakan dan menjadi bukti bahwa kesadaran kolektif terhadap bahaya narkotika mulai tumbuh dengan baik di lingkungan kerja. Kegiatan seperti ini harus menjadi contoh bagi instansi dan perusahaan lain,” ujar Alvin.
Lebih lanjut Alvin berharap akan semakin banyak institusi dan pelaku usaha yang tergerak untuk melakukan deteksi dini serta edukasi narkoba kepada karyawannya.
“Lingkungan kerja yang bersih narkoba akan mendorong produktivitas dan keamanan bersama,” tegasnya.
Baca Juga : Bendera Kontingen Se-Bali Dikibarkan, Porprov Bali Arena Penjaringan Atlet Berprestasi
Penyalahgunaan narkotika adalah ancaman serius bagi kesehatan fisik, mental, serta masa depan generasi bangsa. Narkotika tidak hanya merusak organ tubuh seperti otak, hati, dan ginjal, tetapi juga berdampak pada hubungan sosial, ekonomi, dan hukum.
Penggunaan narkoba dapat menyebabkan kecanduan, gangguan mental, penurunan produktivitas, hingga kematian. Selain itu, pengguna narkoba juga berisiko tinggi terjerat masalah hukum yang dapat menghancurkan masa depan mereka.
Melalui kegiatan seperti tes urine ini, BNNK Karangasem tidak hanya berupaya mendeteksi penyalahgunaan narkoba, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati. Setiap individu memiliki peran penting dalam menjaga diri, keluarga, dan lingkungan dari ancaman narkoba.
“:Mari bersama-sama kita wujudkan lingkungan kerja dan kehidupan sosial yang sehat, produktif, dan bebas dari narkoba,” tutup Alvin Dias. (ger/bfn)













