BPS Karangasem Catat Pengangguran Didominasi Lulusan SMA Hingga Sarjana

bps-karangasem-catat-pengangguran-didominasi-lulusan-sma-hingga-sarjana
Kepala BPS Karangasem, I Ketut Mondai
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karangasem mencatat, pengangguran di bumi lahar di dominasi lulusan SMA hingga Sarjana. Pengangguran juga dipicu minimnya lapangan pekerjaan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karangasem, I Ketut Mondai  menyebut, hingga akhir tahun 2023 lalu, angka pengangguran diperkirakan mencapai 8,6 ribu jiwa, terinci lulusan SMA hingga sarjana mencapai 2,87 persen, sementara pendidikan SMP ke bawah hanya mencapai 2,46 persen.

Mirisnya, dari angkatan kerja yang menganggur tersebut justru didominasi oleh kalangan dengan latar belakang pendidikan lulusan SMA keatas yang mencapai 2,87 persen sedangkan berpendidikan SMP ke bawah hanya mencapai 2,46 persen.

“Tentu ada beberapa faktor diduga menyebabkan banyaknya angkatan kerja dengan tingkat pendidikan SMA/SMK ke atas masih menganggur. Lapangan pekerjaan yang minim, atau mereka memilih pekerjaan. Tetapi bagi mereka yang berpendidikan SMP ke bawah kebanyakan bekerja apa saja,” beber Mondai kepada awak media, Senin(6/5).

BPS Karangasem juga mencatat, pada medio Agustus 2023, tercatat 8,6 ribu penduduk menganggur sedangkan yang bekerja tercatat 321 ribu penduduk.

“Untuk 321,5 ribu penduduk Karangasem yang bekerja, jika dilihat dari lapangan usahanya, usaha pertanian masih menyerap tenaga kerja yang terbanyak yaitu sebesar 26,80 persen, diikuti oleh Industri sebanyak 21,15 persen dan lapangan usaha perdagangan sebanyak 20,54 persen,” imbuhnya.

Namun jika dilihat dari pendidikannya, pekerja di karangasem kebanyakan berpendidikan SMP ke bawah yang mencapai 65,12 perse, sementara pekerja yang berpendidikan SMA/SMK ke atas tercatat 34,88%. Hal ini memberikan gambaran bahwa pekerja di Karangsem kebanyakan termasuk pekerja dengan kualitas pendidikan dasar. Kondisi ini diduga akan berdampak kepada penghasilan atau upah yang mereka terima juga kecil.

“Sebenarnya pada medio Agustus 2023, Ttingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di kabupaten Karangasem tercatat 2,61persen. artinya pada saat itu TPT mengalami penurunan sebesar 0,48 persen poin jika dibandingkan dengan medio Agustus 2022 yang mencapai 3,09 persen. TPT Karangasem Agustus 2023 merupakan TPT terendah ke empat se Bali setelah Bangli 0,75 persen, Klungkung 1,29 persen, dan Jembrana 2,52 persen,” lanjut Mondai.

Sementara itu masyarakat juga berharap Pemerintah Kabupaten Karangasem bisa menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak, baik di sektor pariwisata maupun sektor lainnya yang bisa meyerap tenaga kerja lebih banyak. (ger/bfn)