KARANGASEM, Balifactualnews.com – Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Kantor Bupati Karangasem nampak tidak memiliki hiasan papan ucapan atau karangan bunga menjelang peringatan HUT Kota Amlapura ke-385. Kok bisa?
Ternyata, tidak adanya banner ucapan atau karangan bunga di Kantor Bupati Karangasem menjelang HUT Kota Amlapura ke-385 disebabkan oleh kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata dan Pandu Prapanca Lagosa, yang mengajak masyarakat untuk mengganti karangan bunga berbahan styrofoam atau plastik dengan bibit pohon.
“Sebagai ganti karangan bunga berbahan styrofoam atau plastik, kami mengajak masyarakat untuk memberikan bibit pohon sebagai tanda ucapan selamat,” kata Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, Selasa (17/6)
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Karangasem, I Wayan Sutapa, menjelaskan, bahwa kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Karangasem untuk mengganti ucapan HUT Kota yang sebelumnya berbahan plastik dengan bibit pohon, bertujuan untuk mengurangi produksi sampah dan memberikan manfaat bagi lingkungan.
“Inovasi ini bertujuan untuk membuat ucapan HUT Kota lebih bermanfaat bagi lingkungan dan mengurangi produksi sampah,” kata Sutapa.
I Ketut Selamat, pedagang tanaman di Karangasem, menyambut positif kebijakan Bupati Gus Par dan Wabup Pandu yang mengganti karangan bunga plastik dengan bibit pohon. Ia menilai bahwa langkah ini dapat menekan jumlah sampah sekaligus meningkatkan penjualan tanaman.
“Menggunakan pohon sebagai pengganti karangan bunga plastik adalah ide yang sangat bijak. Saya melihat peningkatan penjualan sekitar 50 persen menjelang HUT Kota Amlapura, dengan banyak permintaan dari dinas dan perusahaan swasta,” ungkap Selamat. (tio/bfn)
