Dana dan Peralatan Baru Kendala Selancar Angin Bali

dana-dan-peralatan-baru-kendala-selancar-angin-bali
Ket Foto : Peralatan baru dibutuhkan selancar angin Bali untuk meraih prestasi di PON 2024. Foto bfn/ist
banner 120x600

DENPASAR, Balifactualnews.com – Pada helatan PON, budaya meraih emas selalu diwujudkanpeselancar angin Bali. Tekad itu juga tertancap pada PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara. Namun jalan tim selancar angin Bali memang kali ini cukup terjal lantaran terjepit oleh kebutuhan dana dan peralatan baru. Meski demikian upaya dan kerja keras tetap dilakukan melalui latihan mandiri seadanya.

Sebenarnya di Babak Kualifikasi (BK) PON 2023 lalu, hasil peselancar Bali cukup bagus. Sebut saja Wayan Wiranatha Meranggi yang turun di nomor Formula Kite sukses meraih medali emas, IGM. Oka Sulaksana menyabet medali perunggu di nomor IQ Foil sehingga di PON 2024 bisa meningkatkan raihan medali, serta Gusti Putu Padantia yang menempati posisi 4 di nomor Big Techno dibawah 15 tahun yang memiliki potensi meraih medali di PON 2024.

Pelatih tim selancar angin PON Bali, Wayan Sujana membenarkan jika ketiga atlet selancar angin PON Bali itu semuanya memiliki peluang besar meraih medali. Setidaknya medali emas tetap akan dijaga Wayan Wiranatha Meranggi serta dua medali lagi dari dua atlet selancar angin PON Bali lainnya.

“Kami memang selalu berupaya menjaga budaya emas yang kami raih di setiap PON. Saya harap emas bisa Kembali kami raih di PON 2024 meski saat ini kami terjepit dengan kendala dana dan peralatan yang baru yang kami perlukan,” tutur Wayan Sujana di Denpasar, Minggu (21/1/2024).

Sebenarnya dirinya maklum jika kondisi pendanaan KONI Bali memprihatinkan bahkan TC hanya akan dilakukan selama 3 bulan saja, sementara 6 bulan sisanya atlet harus latihan mandiri. “Kami tahu bagaimana pendanaan tersebut. Tapi jangan terus kami di tim dipancang keras target harus ini harus itu tanpa diimbangi dengan bantuan pendanaan. Kami paham harus apa di cabor kok,” tegas mantan atlet selancar angin Bali di masa mudanya itu.

Dirinya juga seringkali mengutarakan selancar angin membutuhkan peralatan baru, itu snagat riil karena salah satu penentu kemenangan ada di peralatan. “Kalau atlet menggunakan peralatan baru itu sama dengan 50 % sudah menang. Kalau rival-rival kami sudah pasti akan memakai peralatan baru di PON 2024. Jadi bisa kita bayangkan sendiri akan seperti apa prestasi nantinya meski kami akan tetap berjuang mati-matian,” tandas Wayan Sujana. (ena/bfn)