Di Karangasem Aksi Corat-Coret dan Konvoi Kelulusan Siswa SMA di Bubarkan Polisi

Kasat Lantas Polres Karangasem AKP Ni Luh Putu Anne Parwisti (kanan) membubarkan aksi corat coret dan persiapkan konvoi  ratusan siswa SMA di Karangasem yang baru lulus di GOR Gunung Agung

________________________________________________________________________________

KARANGASEM — Aksi corat-coret merayakan kelulusan menjadi tradisi di Karangasem, Bali. Seperti yang terjadi, Senin (13/5/19) siang tadi, ratusan siswa SMA di Karangasem melakukan aksi corat coret di GOR Gunung Agung. Diantara mereka ada yang membawa bendera untuk persiapan konvoi mengelilingi ruas jalan kota Amlapura.

Menyikapi kondisi itu, Kasat Lantas Polres Karangasem AKP Ni Luh Putu Anne Parwisti mengambil langkah sigap. Tidak mau jatuh korban, ratusan siswa SMA yang berencana melakukan konvoi langsung dibubarkan.


Para siswa itu dibubarkan karena, tidak tertib berlalu lintas. Diantara ratusan siswa yang terlibat konvoi kebanyakan tidak menggunakan helm dan kelengkapan sepeda motor. Ada juga yang langsung di tilang karena menggunakan sepeda motor baru tidak lengkap dengan dokumen dan nomor polisi.

“Kita bubarkan, karena aksi yang dilakukan para siswa itu sangat membahayakan para pengguna jalan,” ucap Anne Parwisti.

Beda halnya dilakukan para siswa SMA N 1 Negeri Amlapura. Sebelum pengumuman kelulusan, para siswa melakukan aksi pungut sampah plastik di sepanjang kota Amlapura. Selain itu para siswa juga membagikan nasi bungkus kepada masyarakat yang ada di Tugu Pahlawan Ciung Wanara, Amlapura.

Bagi-bagi nasi bungkus itu dilakukan sebagai bentuk kebersamaan bahwa SMAN 1 Amlapura selalu ada ditengah-tengah masyarakat Karangasem.

Ririn, salah seorang siswa SMAN 1 Amlapura yang baru lulus menuturkan, kegiatan corat-coret merayakan kelulusan memang dibolehkan oleh para guru disana. Namun aksi itu dilakukan hanya sebatas membubuhkan tanda tangan di baju dan itu hanya boleh dilakukan di sekolah.

“Tidak lebih dari itu kok, hanya membubuhkan tanda tangan saja, setelah itu kita dibolehkan pulang ke rumah masing-masing,” ucap Ririn yang dibenarkan temannya Dayu Ratih. (tio)

Exit mobile version