Direktur PDAM Karangasem Dituding Memble

Air PAM 3 Minggu Padam, Tapi Belum Tersentuh Perbaikan

direktur-pdam-karangasem-dituding-memble
Ilustrasi

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Pelayanan Perusda Tirta Tohlangkir (PDAM) Karangasem mulai diungkit masyarakat. Perusahaan plat merah milik Pemkab Karangasem itu dituding memble, karena tak bisa menangani persoalan air bersih kepada pelanggan.

Matinya distribusi air PDAM di Banjar Kecicang Islam, Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem, selama tiga minggu lebih menjadi salah satu alasan, bahwa Direktur Perusda Tirta Tohlangkir, I Komang Haryadi Parwata, belum mampu melakukan pembenahan dalam menata kelola retribusi air bersih kepada pelanggan yang ada di wilayahnya.

Di wilayah Kecamatan Bebandem, beberapa wilayah yang ada disana, seperti Desa Bungaya Kangin dan sekitarnya, mengeluhkan kinerja manajemen Perusda Tirta Tohlangkir yang tidak tanggap dalam menangani distribusi air PDAM yang sudah tidak mengalir sejak tiga minggu, terhitung mulai Selasa (6/2) hingga Senin (26/2).

Baca Juga : Ratusan Knalpot Brong Diamankan Polres Karangasem, Begini Hukumannya Bagi Pelanggar

“Aktivitas masyarakat disini (Bungaya Kangin) menjadi terhambat gara-gara air PDAM tidak mengalir selama tiga minggu. Gara-gara air mati pedagang nasi disini libur selama 4 hari. Untuk memenuhi mereka terpaksa minta air sumur kepada tetangga,” kata Rohim, warga asal Kecicang Islam.

Para pelanggan PDAM yang berada di wilayah Desa Bungaya Kangin berharap, air PDAM segera mengalir. Sehingga aktivitas warga bisa lancar kembali seperti dulu. Karena selama air PDAM mati, memenuhi kebutuhan air untuk mandi dan mencuci terpaksa harus ke sungai.

Baca Juga : Pastikan Daging Babi Layak Dikonsumsi, Disperda Badung Melakukan Pemeriksaan Kesehatan 1.531 Ekor Babi

“Saya terpaksa mandi ke sungai. Untuk kebutuhan sehari andalkan PAM Desa dan tetangga. Kadang dari Tirta Tohlangkir mendistribusikan air menggunakan tangki ke pelanggan. Tapi air yang didistribusikan masih terbatas,” sambung Rahman.

Dikonfirmasi terpisah, Dirut Tirta Tohlangkir, I Komang Haryadi Parwata, membenarkan air PDAM di wilayah Desa Bungaya Kangin, khususnya di Banjar Kecicang Islam sudah tiga minggu tidak mengalir karena pipa aliran telaga waja bocor. Kondisi itu membuat 800 KK pelanggan terdampak.

“Pipa bocor sudah selesai, tapi sekarang masih ada normalisasi jaringan. Semoga besok air sudah bisa mengalir lancar,”harapnya. (tio/bfn)

Exit mobile version