KARANGASEM,Balifactualnews.com–Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Karangasem segera menarik ratusan pegawai kontrak bergelar sarjana pendidikan yang bekerja di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Karangasem. Itu dilakukan guna mengatasi kesenjangan guru yang sampai saat ini masih terjadi.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Karangasem, I Wayan Sutrisna, dikonfirmasi, Jumat (8/12/2023), membenarkan rencananya itu. Penarikan pegawai yang berlatar belakang pendidikan dalam upaya mengatasi krisis guru yang ada di wilayahnya.
“Pegawai kontrak bergelar sarjana pendidikan yang bertugas di masing-masing OPD segera kami tarik untuk dijadikan tenaga pengajar di sekolah yang masih mengalami kekurangan guru,” terang Sutrisna.
Pegawai kontrak bergelar sarjana pendidikan berjumlah 160 orang tersebar di semua OPD. Mereka ditarik untuk dijadikan guru. “Beberapa dari mereka sudah ada yang mencari sekolah sebagai tempat untuk mengajar. Kami sudah sarankan sekolah yang masih kekurangan guru, pihak sekolah bisa melakukan perjanjian kerja sama untuk perekrutan tenaga pengajar. Tapi rekrutmen yang dilakukan harus berdasarkan rekomendasi Dinas Pendidikan,” jelasnya.
Sekadar diketahui, sampai saat ini Kabupaten Karangasem masih mengalami kekurangan guru. Bahkan jumlahnya mencapai ribuan. Rinciannya, kekurangan guru untuk mengajar di SD sebanyak 633 orang, dan guru SMP sebanyak 639 orang. (tio/bfn))
