Badung  

Diskop Badung Gelar Kurasi Produk, Fasilitasi Kemitraan UMKM dengan Usaha Yang Lebih Besar

diskop-badung-gelar-kurasi-produk-fasilitasi-kemitraan-umkm-dengan-usaha-yang-lebih-besar
Dinas Koperasi, UMK dan Perdagangan Kabupaten Badung, mengelar kurasi bersama puluhan UMKM yang ada wilayah pemkab Badung Selasa 28 Maret 2023.
banner 120x600

MANGUPURA, Balifactualnews.com – Dinas Koperasi, UMK dan Perdagangan Kabupaten Badung, mengelar kurasi bersama puluhan UMKM yang ada wilayah pemkab Badung Selasa 28 Maret 2023. Bertempat di Ruang Pertemuan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Badung, kurasi yang dilakukan terhadap produk dari para UMKM ini, dalam rangka memfasilitasi Kemitraan antara pelaku UMKM dengan usaha yang lebih besar.

Kurasi yang dilakukan ini, bertujuan untuk menyeleksi produk-produk dari UMKM. Baik itu fashion, dry food, makanan, minuman serta produk handicraft. Total UMKM yang dikurasi ini, berjumlah 60 UMKM yang sebelumnya sudah terdaftar di Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Badung.

Menurut Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung, I Made Widiana, pada proses kurasi ini, ada lima kurator atau perusahaan yang siap mengakses penjualan daripada produk-produk para UMKM ini. Diantaranya, PT Matahari Dept Store, PT Panen Lestari ( SOGO ), PT Alun-Alun Panen Lestari (Bali Collection), The Keranjang, dan The Palm. Mereka kata Widiana, akan memanfaatkan produk-produk lokal dari UMKM yang ada di Badung untuk dipasarkan di tempat mereka.

Lima kurator ini lanjut Widiana, nantinya akan memilih produk-produk dari 60 UMKM di Badung yang layak dipasarkan di tempat masing-masing. “Semoga kelima kurator ini, bisa mengakomodir produk-produk dari ke 60 UMKM. Sehingga kami dari dinas, bisa membantu memperluas akses pemasaran, sesuai dengan Tugas dan fungsi, baik itu sebagai fungsi pemberdayaan, fungsi pendampingan dan memperluas akses pasar,” ucap Widiana.

Lebih lanjut dikatakan, kegiatan kurasi ini merupakan kegiatan yang kedua dilakukan setelah sebelumnya sudah dilakukan bersama dengan pihak SOGO dan Bali Collection. Yang mana pada kurasi pertama itu, produk UMKM Badung, sudah dijual disana. Bahkan, dari 8 UMKM yang berjualan di SOGO, saat ini masih ada 6 UMKM yang masih bertahan berjualan di SOGO. Hal itu, karena selama ini hasil penjualannya yang didapat cukup tinggi. Sementara untuk di Bali Collection, ada sebanyak 12 UMKM yang masih berjualan.

Sementara itu, salah seorang perwakilan dari Kurator, Angga, selaku Dirut The Keranjang Bali, menyampaikan kalau, dengan event ini, pihaknya merasa terbantu sekali. Apalagi prinsip yang dimiliki dari The Kranjang, yakni ingin merangkul para UMKM, dalam membantu penjualan produk mereka. Tak hanya itu, kedepan pihaknya juga akan menyiapkan pelatihan-pelatihan untuk mereka yang masih baru memulai berbisnis. “Dalam hal ini, Kita juga ingin para UMKM di Badung ini maju, dan bisa memperluas pemasaran,” katanya. (ims/bfn)