Doa Ayah di Tepi Laut Bukit Asah Berharap Anak Selamat, Siapkan Sesangi 10 Guling

doa-ayah-di-tepi-laut-bukit-asah-berharap-anak-selamat-siapkan-sesangi-10-guling
I Wayan Suta, ayah I Kadek Agus Mahendra, saat menanti kabar sang anak di Bukit Asah, Desa Bugbug, Karangasem, Senin (26/10) Lebih dari 30 jam putranya hilang setelah terjatuh saat memancing di lokasi tersebut.

KARANGASEM, Balifactualnews.com –  Penantian panjang di bibir Pantai Bukit Asah, Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem, menjadi momen penuh kecemasan bagi I Wayan Suta (45). Sudah sekitar 30 jam sejak putranya, I Kadek Agus Mahendra (21), dilaporkan terjatuh ke laut ketika memancing, Minggu (25/10/2026), namun kabar keberadaannya masih dinanti.

Di tengah ketidakpastian itu, Wayan Suta menyimpan satu harapan besar: putranya segera ditemukan dalam keadaan selamat. Harapan tersebut bahkan diwujudkan melalui sebuah sesangi atau janji yang ingin ditunaikannya apabila keinginannya terkabul.

“Kalau putra saya ditemukan selamat, saya mesesangi 10 ekor guling,” ungkap Wayan Suta saat berada di kawasan pantai, Senin (26/10/2026).

Sepuluh ekor guling yang dijanjikannya bukan sekadar ungkapan, melainkan bentuk harapan dan rasa syukur yang ingin dipersembahkan apabila Agus berhasil ditemukan dengan selamat. Di tengah situasi yang belum memberikan kepastian, janji itu menjadi salah satu cara sang ayah menguatkan harapannya.

Wayan Suta, yang berasal dari Banjar Pande, Kelurahan Semarapura Klod Kangin, Kabupaten Klungkung, tampak masih menanti kabar mengenai anak keduanya tersebut. Laut yang terbentang di hadapannya menjadi saksi kecemasan keluarga yang berharap pencarian segera menemukan titik terang.

Tak hanya menunggu perkembangan pencarian, pihak keluarga juga melakukan berbagai upaya sesuai keyakinan mereka. Salah satunya dengan menghaturkan banten pengulap sebagai bentuk ikhtiar secara niskala, disertai doa agar Agus segera ditemukan.

Bagi keluarga, setiap upaya menjadi bagian dari harapan yang terus dipertahankan. Ketidakpastian mengenai keberadaan Agus membuat penantian terasa panjang, sementara kabar keselamatan sang anak menjadi hal yang paling dinantikan.

Hingga Senin sore, Wayan Suta masih berharap tim pencarian dapat segera memberikan kabar mengenai putranya. Di tengah luasnya lautan Bukit Asah, doa dan harapan keluarga terus menyertai upaya pencarian terhadap Agus. (bfn)

Exit mobile version