Dukung Percepatan Ekonomi, QRIS Jadi Solusi Transaksi UMKM Denpasar


DENPASAR, Balifactualnews.com – Serangkaian HUT Kota Denpasar ke-232, Pemkot Denpasar Bersama Bank Indonesia beserta Bank BPD Bali siap mendukung percepatan ekonomi di Pulau Bali umumnya dan Denpasar dengan mendorong UMKM Denpasar menggunakan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) dalam melakukan transaksi.

Kepala Perwakilan BI Prov Bali, Trisno Nugroho, di Dharmanegara Alayan Kamis (27/2/20), mengatakan upaya untuk mewujudkan ini maka dilakukan seminar QRIS dengan dikemas Talkshow Belanja Praktis dengan QRIS, kegiatan Asosiasi Retail dan Pameran UMKM.

“Perbankan daerah telah bekerjasama dengan Program kami di Kota Denpasar memiliki tujuan memaksimalkan penerapan QRIS di Denpasar. Selama ini Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra adalah juru bicara tidak langsung dari program QRIS,” kata Trisno.

Lebih lanjut dikatakan, saat ini sekitar 60.000 Merchant QRIS telah tedaftar di Bali. Dimana Provinsi Bali bertengger di peringkat 9 transaksi QRIS dari 34 Provinsi yang terdaftar di BI.

Pihaknya terus mengupayakan penambahan merchant untuk kemajuan di Bali. Sementara itu juga disektor UMKM juga kami harapakn disetiap pameran UMKM yang digelar di Bali dan Kota Denpasar bertransaksi menggunakan QRIS.

“Sejumlah lokasi sudah menjadi merchant QRISdan yang belum terus kami dorong untuk memakai QRIS,” ucapnya.

Pihak Koperasi juga sangat antusias yang juga harus diiringi dengan peningkatan produk layanan agar mampu bersaing. Melihat jumlah nominal transaksi yang telah terjadi, pihaknya berharap seluruh lembaga keuangan menciptakan inovasi. Khsusus di bali seperti LPD dapat bekerjasama dengan bank yang sudah mendpatkan ijin dr BI untuk menggunakan QRIS.

“Semoga QRIS dapat meningkatkan perekonomian di bali khususnya di Kota Denpasar.” ungkapnya.

Sementara itu, Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra berkesempatan untuk memaparkan tentang QRIS mendukung perekonomian Bali. Hadir pula sejumlah Keynote Speaker diantaranya Asisten Gubernur, Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran, Filianingsih Hendarta yang memaparkan Sosialisasi Kebijakan Sistem Pembayaran Qris dan Lembaga Keuangan Mikro.

Ia mengatakan bahwa Pemkot Denpasar telah sejak lama mencanangkan e-goverment dan telah menjalankan penerapan transaksi non tunai di Kota Denpasar.

“Tentu saja dengan penggunaan QRIS di tengah tengah masyarakat akan lebih mudah terdata dan menjamin keamanan bertransaksi sehingga lebih safety,” ucap Rai Mantra.

Selain itu juga turut menjadi Keynote Speaker Anggota Komisi XI DPR RI, Gusti Agung Rai Wirajaya memaparkan tentang Kebijakan Dalam Mendukung Inklusi Keuangan dan Ekonomi Digital. Selain juga pemaparan dari Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran (DKSP) serta Koperasi Amoga Siddhi.(rus/ger)