KARANGASEM, Balifactualnews.com – Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata menegaskan pentingnya pembenahan menyeluruh dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah. Penegasan itu disampaikan saat ia turun langsung ke Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Karangasem, Kamis (5/2).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati yang akrab disapa Gus Par membuka dialog terbuka dengan seluruh jajaran BPKAD, mulai dari staf hingga pimpinan. Ia menyebut langkah turun langsung ini sebagai cara untuk melihat dan memahami persoalan secara utuh, bukan sekadar membaca laporan di atas meja.
“Saya ingin mendengar langsung apa yang terjadi di lapangan. Kalau ada kendala, sampaikan apa adanya. Kita cari solusi bersama,” tegas Gus Par.
Bupati menilai BPKAD memegang peran sentral dalam menjaga stabilitas pemerintahan daerah. Kinerja pengelolaan keuangan dan aset, kata dia, sangat menentukan kelancaran pembangunan serta kepercayaan publik terhadap pemerintah.
“BPKAD ini jantungnya pemerintahan. Kalau pengelolaan keuangan tidak rapi dan disiplin, dampaknya ke mana-mana,” ujarnya.
Selain menyerap masukan, Gus Par juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan kerja kolektif, terutama dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menegaskan optimalisasi PAD tidak boleh dilakukan serampangan, namun harus terukur dan sesuai regulasi.
“Potensi PAD harus dimaksimalkan, tapi caranya harus benar. Kita tidak boleh melanggar aturan, apalagi membuka celah masalah baru,” katanya.
Perhatian khusus juga diarahkan pada hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Gus Par meminta seluruh temuan dan rekomendasi ditindaklanjuti secara serius dan tuntas.
“Temuan BPK jangan dianggap beban. Itu justru bahan evaluasi. Kalau ada kesulitan dalam menindaklanjuti, jangan dipendam, laporkan agar bisa diselesaikan,” ucapnya.
Melalui kunjungan tersebut, Gus Par menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan mendampingi perangkat daerah dalam memperkuat tata kelola keuangan dan aset. Ia berharap BPKAD mampu menjadi garda depan dalam mewujudkan pemerintahan yang akuntabel serta pembangunan Karangasem yang berkelanjutan. (tio/bfn)













