KARANGASEM, Balifactualnews.com–Sebagai simbol tokoh pemuda di Karangasem, I Gusti Putu Parwata, SE, terus melangkah dalam menghadapi suksesi kepemimpinan di Karangasem pada Pilkada serentak, 27 November mendatang.
Bukan sekadar maju, ekspektasinya untuk memenangkan catur politik Pilkada Karangasem juga cukup tinggi. Ini tergambar dari keseriusannya mendaftar sebagai bakal calon Bupati Karangasem ke DPD Partai Nasdem, Rabu (9/5/2024).
Gus Par demikian pengusaha muda di gumi lahar ini disapa, datang ke sekretariat DPD Partai Nasdem Karangasem, bersama istrinya Ni Made Mas, SE , tepat pukul 9.00 Wita. Angka ini dipilih sebagai hari baik dan bentuk keyakinannya untuk bisa memenangkan kontestasi politik di Karangasem yang tinggal beberapa bulan lagi.
“Ini hari yang sangat baik. Saya mendaftar ke partai Nasdem karena mempunyai keyakinan untuk menang dalam Pilkada nanti,” kata putra pertama I Gusti Made Tusan itu, yang datang ke sekretariat DPD Partai Nasdem Karangasem dengan diantar puluhan relawan Gerakan Masyarakat Terpadu (GMT).
Kedatangan Gus Par, langsung diterima Ketua DPD Partai Nasdem Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri dan sekretaris I Made Juwita, serta pengurus lainnya. Hadir juga perwakilan dari DPW Partai Nasdem Bali, I Nengah Sunantara.
Pada kesempatan itu, Mas Sumatri menyampaikan rasa terima kasihnya, karena Gus Par sudah memastikan langkah untuk mendaftar sebagai bakal calon Bupati Karangasem melalui partai Nasdem.
“I Gusti Putu Parwata menjadi kandidat bakal calon Bupati Karangasem yang paling pertama mendaftar di Partai Nasdem. Kami berharap apa yang menjadi harapan beliau bisa terkabulkan,” ucap Mas Sumatri.
Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Nasdem Karangasem, I Made Juwita menambahkan, bahwa Gus Par sudah mengambil formulir pendaftaran sejak Senin (6/5/2024) lalu. Dan, formulir pendaftaran sebagai bakal calon bupati tersebut sudah dikembalikan untuk selanjutnya diserahkan ke DPW Partai Nasdem Provinsi Bali untuk diproses lebih lanjut.
“Formulir pendaftaran ini segera kami serahkan ke DPW, karena mulai tanggal 15 hingga 17 Mei mendatang akan diplenokan oleh DPP. Bersamaan dengan ini, juga akan ada wawancara bakal calon terkait wawasan kebangasaan sebelum rekomendasi itu dikeluarkan oleh DPP,” jelas Juwita. (ger/bfn)













