Inovasi Hijau Gus Par- Guru Pandu, HUT Kota Amlapura ke 385, jadi Gerakan Ramah Lingkungan

Ucapan Karangan Bunga Diganti Bibit Pohon

inovasi-hijau-gus-par-guru-pandu-hut-kota-amlapura-ke-385-jadi-gerakan-ramah-lingkungan
Sejumlah media memberikan ucapan HUT Kota Amlapura ke 385 dengan bibit pohon di area Kantor Bupati Karangasem

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Tak lagi semarak oleh barisan karangan bunga berwarna-warni, halaman Kantor Bupati Karangasem tahun ini justru dipenuhi oleh semangat hijau yang menyegarkan. Dalam peringatan HUT Kota Amlapura ke-385, Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata dan Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa memperkenalkan pendekatan baru yang menyentuh sekaligus bermakna, mengganti karangan bunga dengan bibit pohon.

Langkah ini bukan sekadar inovasi seremonial, melainkan sebuah pernyataan, sebuah perayaan yang juga bisa menjadi momentum untuk merawat bumi.

Kepala Kesbangpol Karangasem, I Wayan Sutapa, menyampaikan bahwa masyarakat, OPD, dan pihak swasta diimbau menyampaikan ucapan selamat dengan menyumbangkan bibit pohon, bukan lagi dengan bunga berbahan dasar plastik dan styrofoam yang akan berakhir di tempat sampah.

“Inilah cara baru pimpinan kami menyampaikan pesan keberlanjutan. Ucapan selamat kini tak hanya berhenti di simbol, tapi bisa tumbuh, memberi udara, dan bermanfaat untuk generasi mendatang,” ujar Sutapa pada Rabu(19/6).

Bibit pohon yang terkumpul akan dijadwalkan untuk ditanam bersama, menjadi bagian dari gerakan penghijauan Karangasem. Praktik ini sekaligus mengurangi limbah seremonial yang selama ini menjadi ironi dalam perayaan besar.

Tak hanya berdampak ekologis, inisiatif ini juga membawa angin segar bagi pelaku usaha lokal. I Ketut Selamet, pedagang tanaman di Karangasem, mengaku omzetnya meningkat drastis menjelang perayaan tahun ini. “Penjualan naik sekitar 50 persen. Banyak dari dinas yang membeli langsung ke sini. Ini jelas lebih dari sekadar simbol,” ungkapnya kepada media ini,

Dengan langkah progresif ini, Gus Par dan Guru Pandu tidak hanya memimpin perayaan, tapi juga mendorong transformasi budaya menuju perayaan yang berkelanjutan. Amlapura tak sekadar bertambah usia, tetapi juga tumbuh lebih bijak. (ger/bfn)

Exit mobile version