Karangasem Optimalkan Pelayanan Terpadu Goes To Banjar

________________________________________________________________________________

KARANGASEM — Dalam rangka memberikan kemudahan, mengintegrasikan, dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Karangasem gencar mengadakan kegiatan Pelayanan Terpadu Goes To Banjar”. Kegiatan kali ini dilaksanakan di di Banjar Dinas Saren Kauh Desa Budakeling, Kecamatan Bebandem, Kamis (4/7/2019) kemarin.

Dalam sambutan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri yang dibacakan Kabid Perizinan I Gusti Bagus Widiantara menegaskan, kegiatan pelayanan terpadu “Goes To Banjar” adalah bagian dari program Pemkab Karangasem yang tertuang dalam “Nawa Satya Dharma”, yaitu kegiatan yang dilaksanakan semata-mata untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat agar mendapatkan pelayanan dengan mudah dan cepat.


Di antaranya, dalam pengurusan surat Akta kelahiran, Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), perizinan dan kini ditambahkan program dari provinsi layanan Samsat Kerti serta dokumen administrasi lainnya.

Alasan diadakannya program ini adalah untuk mempercepat proses kemakmuran masyarakat, khususnya masyarakat kabupaten Karangasem. Diantaranya dengan adanya kegiatan Mall Pelayanan Publik (MPP) Sehingga memudahkan masyarakat sehingga tidak perlu jauh-jauh lagi urus dokumen terdapat juga Public Safety Center (PSC) yaitu pelayanan gawat darurat medis 24 jam.

“Pesan dari Ibu Bupati, pemerintah Kabupaten Karangasem juga telah menyiapkan Kartu Karangasem Sehat (KKS) dan juga Kartu Karangasem Cerdas (KKC) yang akan diberikan kepada warga masyarakat kecamatan Bandem,” ujarnya.

Bupati Mas Sumatri berharap dengan adanya fasilitas pelayanan terpadu “Goes To Banjar” dapat memberikan kemakmuran kepada masyarakat.

“Pemerintah berharap dengan fasilitas dari Pemkab Karangasem dapat menjadikan rakyat makmur dan memiliki kemampuan yang lebih dibandingkan yang lainnya,” tuturnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Karangasem I Wayan Putu Laba Erawan menyampaikan Jenis layanan yang diberikan dalam kegiatan pelayanan terpadu Goes To Banjar sebanyak 157 jenis layanan di antaranya 98 jenis layanan perizinan dan 59 jenis layanan non perizinan dengan jumlah petugas yang melayani sebanyak 180 orang. Sedangkan MPP (Mall Pelayanan Publik) Kabupaten Karangasem mengintegrasikan 166 jenis layanan, yang diselenggarakan oleh 21 OPD/Kementerian dan Lembaga di MPP.

“Pelaksanaan Kegiatan Pelayanan Terpadu Goes To Banjar ini adalah Pemerintah hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat sampai pada tingkat banjar-banjar di Wilayah Kabupaten Karangasem,” ujar Laba Erawan.

Sementara itu, dari Samsat Karangasem I Made Supatra Kasi penagihan dan keberatan menjelaskan mengenai layanan Samsat Kerti. Dikatakan, dari tim pembina Samsat Provinsi, membuat inovasi baru yaitu layanan samsat kerti. Layanan ini bertujuan untuk menjemput, mendatangi warga wajib pajak yang masih menunggak pajak. Tim nantinya akan turun ke rumah rumah untuk mendata wajib pajak atas kepemilikan kendaraan yang dikuasai, wajib hukumnya mereka membayar pajak. Kemudian sesuai dengan visi misi Gubernur, nangun sad kertih loka bali, menjaga kesucian dan keharmonisan alam bali bersama isinya untuk mewujudkan gumi bali serta krama bali yang sejahtera dan bahagia. Program ini sejalan dengan program samsat, nantinya untuk pembiayaan proses pembangunan di provinsi semua sumbernya dari Pajak pendapatan daerah.

Jadi diharapkan masyarakat yg memiliki kendaraan bermotor meyasa kerti wajib membayar pajak kendaraan lewat layanan samsat kerti. Disamping sudah jalan pelayanan di induk. Jangkauan Samsat kerti ini lebih luas ke pelosok-pelosok pedesaan.

“Tidak ada alasan lagi mengatakan waktunya sibuk atau layanan samsat jauh. Layanan samsat kerti merupakan layanan jemput bola,” ujarnya. (rls/tio)

Exit mobile version