Kasus DBD Meningkat, Dinkes Karangasem Gencarkan PSN

kasus-dbd-meningkat-dinkes-karangasem-gencarkan-psn
Gerakan PSN di Lingkungan Jasri Kaler, Kelurahan Subagan, Karamgasem

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Peralihan musim dari kemarau ke musim hujan mulai memicu potensi peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Karangasem. Mengantisipasi lonjakan tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Karangasem menggelar kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di rumah-rumah warga Lingkungan Jasri Kaler, Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem, Jumat (6/3).

Kepala Dinas Kesehatan Karangasem, I Gusti Bagus Putra Pertama, mengatakan peningkatan kasus DBD hampir selalu terjadi saat masa peralihan musim. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, lonjakan kasus umumnya terjadi pada periode Januari hingga Maret.

“Biasanya pada masa peralihan musim ini kasus DBD meningkat. Januari sampai Maret menjadi periode yang rawan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan PSN di Jasri Kaler dilakukan karena wilayah tersebut termasuk daerah dengan jumlah kasus DBD yang cukup tinggi. Selain Jasri Kaler, beberapa wilayah di Kota Amlapura juga dilaporkan mengalami peningkatan kasus serupa.

Menurutnya, pencegahan DBD tidak bisa hanya mengandalkan upaya dari pemerintah. Partisipasi masyarakat dinilai sangat penting, terutama dengan menjaga kebersihan lingkungan serta rutin melakukan pemeriksaan jentik nyamuk.

Masyarakat diminta melakukan pemantauan jentik minimal sekali dalam seminggu, serta menguras atau membersihkan tempat penampungan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

“Nyamuk berkembang biak dalam waktu sekitar satu minggu. Jadi kalau ditemukan jentik, airnya harus segera dikuras atau dibersihkan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa fogging bukan satu-satunya solusi untuk memberantas nyamuk penyebab DBD. Justru yang paling penting adalah memutus siklus perkembangbiakan dengan membasmi jentik sejak dini.

Kegiatan PSN tersebut juga melibatkan jajaran Dinkes Karangasem, di antaranya Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat I Nyoman Wira Karmana, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan SDK dr. I Nyoman Wirya, serta Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit I Nengah Adnyana Suraphati. (tio/bfn)

Exit mobile version