Kejuaraan Biliar Harus Dimanfaatkan dengan Baik

kejuaraan-biliar-harus-dimanfaatkan-dengan-baik
Ket Foto : dr. Laksmi Duarsa (kanan) memberikan dana sabction fee kepada panitia Kejuaraan Kadek Ryan Daneswara. Foto : bfn/ist

DENPASAR, Balifactualnews.com – Kejuaraan biliar bertitel 9-Ball Tournament yang merupakan kerja bareng POBSI Bali dengan pihak rumah biliar RBC Biliar & Café dan dilangsungkan pada 17 – 21 Mei 2023 dengan melibatkan pebiliar Handi Cap 3,4,5 dan 6 itu, diminta untuk dimanfaatkan dengan baik oleh pebiliar Bali yang ambil bagian secara maksimal.

Permintaan itu diungkapkan Ketua Umum Pengprov POBSI Bali dr. Laksmi Anggari Putri Duarsa saat membuka kejuaraan tersebut di RBC Renon sekaligus menyerahkan dana sanction fee Rp 3 juta kepada pihak panitia, Rabu (17/5/2023) malam.

“Kami serahkan dana sanction fee itu untuk tahu 2022 dan tahun 2023 kita sudah tidak lagi memberlakukan sanction fee termasuk handi cap sehingga handi cap diberlakukan oleh masing-masing pihak rumah biliar atau pihak penggelar kejuaraan. Para pebiliar Bali perlu memanfatkan dengan maksimal kejuaraan itu untuk mengukur perkembangan kualitasnya selama ini,” kata dr. Laksmi Duarsa usai membuka kejuaraan tersebut.

dr Spesialis perawatan kulit dan kelamin itu juga menyampaikan kejuaraan itu bagus digelar bagi para pebiliar khususnya nantinya akan dipanggil guna mengikuti seleksi untuk penghuni tim biliar pra-PON Bali.

“Seleksi belum bisa juga kami pastikan karena kapan helatan pra-PON juga belum ada surat resmi dari PB POBSI. Pasalnya surat resmi kepastian pra-PON Bali itu sangat penting karena akan menjadi dasar utama kami menggelar seleksi sekaligus sebagai laporan ke KONI Bali. Kami juga akan mengikuti kuota pebiliar pra-PON yang ditentukan KONI Bali nantinya,” tambah dr. Laksmi Duarsa.

Utamanya bagi mantan Ketua Umum Pengkab TI Denpasar itu, Kejuaraan biliar tersebut bagus bagi para pebiliar junior atau muda dalam menambah am terbang dengan menghadapi para pebiliar senior dari Bali. (ena/bfn)

 

Exit mobile version