Ketua DPRD Karangasem Dukung Kebijakan Pemerintah, Memutus Rantai Penyebaran Virus PMK

ketua-dprd-karangasem-dukung-kebijakan-pemerintah-memutus-rantai-penyebaran-virus-pmk
Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika
banner 120x600

IKUTI POLLING BUPATI KARANGASEM

Siapakah Pilihan Anda Untuk Bupati Karangasem Selanjutnya?

SIILAHKAN KLIK PILIHAN ANDA

View Results

Loading ... Loading ...

KARANGASEM, – Merebaknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bagi ternak sapi di Karangasem, mendapat perhatian Ketua DPRD Kabupaten Karangasem I Wayan Suastika. Kepada Balifactualnews.com Selasa(5/7/2022) Suastika menyampaikan, untuk pencegahan virus tidak meluas, selain sapi juga agar dilakukan identifikasi hewan hewan lainnya yang katagorinya bisa terjangkit penyakit yang sama.

“Dengan telah merebaknya penyakit PMK yang menyerang ternak Sapi di Karangasem, tentunya diperlukan penanganan yang khusus, mulai dari hewan yang terjangkit hingga penelusuran darimana penyebarannya, sehingga bisa dilakukan upaya-upaya antisipasi,” kata Suastika.

Suastika menambahkan, pihaknya mendukung setiap kebijakan pemerintah dalam upaya mencegah penularan penyakit PMK tersebut. Mulai dari menerapkan Lockdown, penyemprotan disinfektan di pasar hewan dan dikandang ternak atau tempat penangkaran-penangkaran ternak sapi lainnya.

“Juga kepada para peternak agar diberikan pemahaman terhadap ternak sapi mereka yang terjangkit PMK. Mulai dari pelaporan hingga dilakukan penanganan yang tepat. Jikapun mesti dilakukan eliminasi terhadap ternak sapi yang terjangkit katagori parah, sebaiknya pemerintah memberikan bantuan, setidaknya ada semacam kompensasi atau ganti untung kepada peternak ,” imbuhnya.

Sementara itu, berkaitan dengan merebaknya PMK, pemerintah Kabuoaten Karangasem melalui  tim surveilans UPTD Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem terus bergerak melakukan tracing virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang memapar sapi milik petani di Karangasem

Tak hanya itu untuk memutus penyebaran telah dilakukan penutupan sementara pasar pasar hewan diantaranya berada di 1 lokasi Desa Pempatan, Kecamatan Kubu, 1 di Dusun Rubaya, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, dan 1 lagi berada di Desa Bebandem, Kecamatan Bebandem. (ger/bfn)