KARANGASEM, Balifactualnews.com – Desa Nyuh Tebel di Kabupaten Karangasem menunjukkan bahwa desa bukan lagi sekadar wilayah administratif, melainkan pusat lahirnya inovasi dan transparansi dalam tata kelola pembangunan. Dalam kunjungan visitasi dari Komisi Informasi Provinsi Bali, pada Rabu(25/6) desa ini tampil percaya diri memamerkan capaian dan visinya sebagai desa modern yang mengedepankan keterbukaan informasi publik sebagai fondasi kemajuan.
Di bawah kepemimpinan Perbekel I Ketut Suadnya, Desa Nyuh Tebel tidak hanya meraih predikat sebagai Desa Anti Korupsi, tetapi juga membuktikan kemampuannya memadukan teknologi informasi, tata kelola partisipatif, serta pengembangan potensi lokal — khususnya di sektor pariwisata berbasis alam.
Kawasan Bukit Lemped yang dikembangkan menjadi area swafoto alam, lengkap dengan jogging track, coffee shop, restoran, hingga rencana pembangunan hotel di kawasan Baru Gede, menjadi bagian dari strategi desa dalam mendukung pariwisata berkelanjutan yang terhubung dengan daya tarik utama di sekitar seperti Desa Tenganan dan Candidasa.
Lebih dari sekadar dinilai, tim Komisi Informasi yang dipimpin oleh Ketua Komisi Informasi Bali, Dewa Nyoman Suardana menyaksikan bagaimana sebuah desa bisa menjalankan perannya sebagai pelaku aktif dalam pembangunan daerah. Empat aspek penilaian — mulai dari prestasi, potensi, kesiapan menghadapi kebijakan daerah, hingga inovasi sosial — menunjukkan bahwa Desa Nyuh Tebel tidak hanya transparan, tetapi juga progresif dan visioner.
Kegiatan visitasi ini bukan sekadar evaluasi, melainkan pengakuan atas gerak maju desa yang berani mengambil peran besar dalam tata kelola yang terbuka, berpihak pada lingkungan, dan berorientasi pada kesejahteraan warganya. Dengan semangat ini, Desa Nyuh Tebel layak menjadi model desa masa depan di Bali — mandiri, terbuka, dan inovatif. (ger/bfn)
