Logistik Masih Mencukupi, Korban Gempa Harapkan Bantuan Tandon Air

Petugas TNI dan PMI Gotong Royong Turunkan Logistik Korban Gempa di Posko Bencana Desa Ban

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Hari ke-5 pasca gempa 4.8 magnitude menguncang Karangasem, Bali, keberadaan logistik untuk korban gempa di Dusun Jatituhu Desa Ban, Kecamatan Kubu, masih mencukupi hingga beberapa hari kedepan. Hal ini diakui Sekretaris BPBD Karangasem, Putu Eka Putra Tirtana, saat dikonfirmasi via telepon, Rabu 19 Oktober 2021.

Mengalirnya bantuan logistik dari relawan dan pemerintah  ke Posko Bencana Desa Ban, membuat posisi logistik korban gempa dalam sepekan ini di level aman. Kendati demikian pihak BPBD berharap bantuan dari relawan  terua bisa mengalir, mengingat penanganan pasca gempa berjalan cukup lama.

Baca : Gercep, Mensos Risma Salurkan Bantuan Korban Gempa Bali Sebesar Rp 329.189.122

“Dalam beberapa hari kedepan, logistik korban gempa masih  mencukupi. Saat ini warga terdampak membutuhkan bantuan tandon air, karena cubang komunal  milik masyarakat rusak parah akibat diguncang gempa,” ucap Eka Tirtana.

Ketersediaan air, lanjut Eka, menjadi kebutuhan dasar yangbpaling mendesak bagi  korban gempa di Desa Ban, terutama di Dusun Jatituhu yang menjadi wilayah terdampak paling parah dari guncangan gempa yang terjadi, Jumat 16 Oktober 2021 dini hari.

“Selain tandon, dan air bersih, kita juga masih berharap bantuan snak bayi dan anak anak, alat tidur, alat masak dan makan sepertinpiring, panci dll. Alat masak dan makan.milik warga terdampak semuanya rusak karenq tertimpa reruntuhan bangunan,” ungkapnya.

Bantuan logistik korban gem0a, kata Eka Tirtwna, ada diserahkan secara langsung kepada warga ada juga dititip di posko yang ada di Kantor Desa Ban. Terhadap aliran bantuan tersebut,  BPBD Karangasem berharap agar bantuan dari relawan dan masyarakat penggiat sosial lainnya bisa diserahkan ke posko. Alasannya,  selain mudah mengelanya, juga  bantyan yang disalurkan untuk warga terdampak hisa diserahkan secara merata.

“Daerahkan langsung  ke warga boleh-boleh saja Tapi, demi pemertaan penyaluran bantuan  alangkah bagusnya bantuan dititipkan dulu ke Posko. Kita  juga bisa lebih mudah mendatanya, mana warga yang belum dapat, mana yang sudah dapat,”jelasnya.

Eka mengakui, sebelumnya penyaluran logistik  memang sempat terhambat. Pasalnya,  jaringan telekomunikasi di Ban sangat sulit. Tapi, kini semuanya sudah teratasi. Komunikasi antar wilayah lancar karena  masing- masing kepala wilayah (kadus)  sudah menggunakan HT,” pungkas Eka Putra Tirtana. (tio/bfn)

Exit mobile version