Lolos Vermin, Karisma Siap di Verifikasi Faktual

lolos-vermin-karisma-siap-di-verifikasi-faktual
I Wayan Kari Subali bersama I Ketut Putra Ismaya Jaya (baju jas merah) saat menyerahkan syarat dukungan sebagai bakal calon perseoarangan ke KPU Karangasem beberapa waktu lalu
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karangasem telah selesai melakukan verifikasi administrasi terhadap pasangan  bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati, I Wayan Kari Subali dan I Ketut Ismaya Jaya    yang maju Pilkada Karangasem melalui jalur dari jalur independen. 

Verifikasi Administrasi yang dilakukan lebih  dari sebulan itu, KPU menyatakan, calon perseorangan yang sudah membranding diri  menjadi paket Karisma itu lolos dalam seleksi administrasi.   Dari 49 ribu lebih KTP dukungan yang disetorkan ke KPU, sebanyak 34.876 dukungan KTP  dinyatakan sudah memenuhi syarat (MS). Sedangkan dukungan yang tak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 10.473 dukungan.

“Dukungan yang TMS memang cukup banyak mencapai 10 ribu lebih. Selain ada ganda atau lebih dari satu, alamat pendukung dan wilayah  juga tidak sesuai. Ada juga juga bukti dukung yang tak bisa di baca karena scan KTP tidak kelihatan,” jelas Ketua KPU Karangasem Putu Darma Budiasa, melalui Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Karangasem, I Wayan Suartika, Rabu (19/6). 

Suartika mengatakan, setelah verifikasi administrasi, pihaknya segera akan melakukan verifikasi faktual (verfak) menyeluruh terhadap dukungan yang dimiliki paket Karisma,  mulai Jumat (21/6). 

“Dalam verfak kami akan mencocokan atau melihat orangnya, KTPnya, alamatnya dan yang lainnya. Kami juga akan menanyakan apakah benar yang bersangkutan mendukung paslon ini atau tidak. Teknis verfak  akan kami lakukan dengan door to door. Kalau proses ini tidak bisa berjalan, kami akan mengumpulkan warga yang memberikan dukungan KTP di kantor desa dengan melibatkan PPS dan di bantu oleh PPK,” ungkapnya. 

Memaksimalkan proses verfak yang akan dijalankan, lanjut Suartika, KPU juga akan merekrut tenaga tambahan sebagai verifikator untuk membantu proses  verfak. 

“Sebelum melakukan verfak, semua petugas  baik PPS, PPK dan tenaga tambahan akan diberikan bintek. Ini kami lakukan untuk mempermudah  pelaksanaan verfak di lapangan,” tandasnya. 

Sementara itu, Wayan Kari Subali dan I Ketut Putra Ismaya Jaya mengaku sangat mengapresiasi kerja KPU dalam melakukan proses verifikasi administrasi terhadap dukungan yang disetorkan melalui aplikasi SILONKADA. 

“Astungkara, tahap awal sudah lolos, sekarang kami tinggal fokus pada verifikasi  faktual yang dilakukan KPU dalam waktu dekat ini. Saya bersama saudara Jro Bima (Ketut Putra Ismaya Jaya) berangkat dari hati yang tulus untuk ngayah di Karangasem. Mudahan-mudahan niat baik kami ini  mendapatkan restu alam semesta,”harap Kari Subali yang kini masih aktif menjadi anggota DPRD Provinsi Bali.  (tio/bfn)