Mih Dewa Ratu, Pemedek asal Sidemen Meninggal Usai Sembahyang di Besakih

mih-dewa-ratu-pemedek-asal-sidemen-meninggal-usai-sembahyang-di-besakih
Korban saat menjalani perawatan di Puskesmas Rendang Tertimpa Pohon Boni, Pemedek Pura Besakih Meninggal, Senin(4/1)
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Nasib naas menimpa Ida Bagus Paramarta (26). Pemuda asal Dusun Punia, Desa Sinduwati, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, ini meninggal dunia akibat tertimpa pohon dalam perjalanan pulang dari sembahyang di Pura Besakih, Senin (1/4/2024)

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban yang baru 4 hari pulang dari kapal pesiar sembahyang ke Pura Besakih serangkaian karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) bersama kekasihnya, AA Ayu Wiwit (26) asal Lingkungan Pendem Karangasem dengan mengendarai sepeda motor LEXI DK 3268 TR.

Korban pulang dari sembahyang menyusuri jalan Jalan Raya Gerembeng Jurusan Rendang menuju Kecamatan Selat tepatnya di sebelah timur Jembatan Tukad Yeh Sah Dusun Susut, Desa Muncan. Ditengah perjalanan, tiba-tiba pohon boni yang sudah kering yang tumbuh di pinggir jalan tumbang dan langsung menimpa pasangan kekasih itu.

Korban terpental ke badan jalan dan tergeletak tak sadarkan diri. Pemedek yang melihat kejadian itu, langsung mengevakuasi ke Puskesmas Rendang untuk mendapatkan perawatan. Namun sayang, nyawa korban tidak bisa ditolong akibat luka serius yang dideritanya.

Kapolsek Selat AKP Ketut Sukadana, dikonfirmasi, Senin (1/4/2024) membenarkan kejadian itu. Dia mengatakan, musibah itu terjadi Sabtu (30/3/2024) sekira Pukul 23.00 Wita.

“Korban meninggal dunia saat dalam penanganan tim medis Puskesmas Rendang,” kata AKP Ketut Sukadana.
Dijelaskan, pacar korban selamat dari maut. Kendati demikian kondisi kejiwaannya mengalami syok berat.

“Pacar korban belum sanggup menerima musibah itu. Dia terus menangis dan masih sulit diajak bicara,” pungkasnya. (tio/bfn)