JAKARTA, Balifactualnews.com – NASA dan Blue Origin membuka kembali akreditasi media untuk peluncuran misi ESCAPADE (Escape and Plasma Acceleration and Dynamics Explorers) milik badan antariksa tersebut. Wahana kembar ESCAPADE ini akan mempelajari interaksi angin matahari dengan Mars, memberikan wawasan tentang respons planet secara langsung terhadap cuaca antariksa dan bagaimana aktivitas matahari mendorong pelepasan atmosfer. Ini akan menjadi peluncuran kedua roket New Glenn milik Blue Origin.
Melansir dari laman NASA, media yang tertarik meliput kegiatan peluncuran ESCAPADE harus mengajukan permohonan kredensial media. Media yang sebelumnya telah mengajukan permohonan kredensial media untuk peluncuran ESCAPADE tidak perlu mengajukan permohonan kembali.
NASA menyebut, media AS dan warga negara AS yang mewakili media internasional harus mengajukan permohonan paling lambat pukul 23.59 EDT pada hari Senin, 13 Oktober. Permohonan akreditasi media dapat diajukan secara daring ke: https://media.ksc.nasa.gov/
Salinan kebijakan akreditasi media NASA tersedia daring. Untuk pertanyaan seputar akreditasi, silakan kirim email ke: ksc-media-accreditat@mail.nasa.gov. Untuk pertanyaan misi lainnya, silakan hubungi ruang berita NASA Kennedy: 321-867-2468.
Sementara itu, Blue Origin menargetkan peluncuran misi kedua New Glenn (NG-2) dari Kompleks Peluncuran Antariksa 36 di Stasiun Angkatan Antariksa Cape Canaveral di Florida pada akhir musim gugur ini. Media terakreditasi akan berkesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan media pra-peluncuran dan meliput peluncuran tersebut. Setelah tanggal peluncuran spesifik ditetapkan, NASA dan Blue Origin akan mengomunikasikan detail tambahan mengenai jadwal acara media.
NASA akan mengunggah informasi terbaru tentang persiapan peluncuran untuk dua pengorbit Mars tersebut di blog ESCAPADE.
Misi ESCAPADE merupakan bagian dari program Misi Inovatif Kecil NASA untuk Eksplorasi Planet dan didanai oleh Divisi Heliofisika NASA. Misi ini dipimpin oleh Laboratorium Ilmu Antariksa Berkeley, University of California, dan Rocket Lab merancang wahana antariksa tersebut. Program Layanan Peluncuran NASA, yang berbasis di Kennedy Space Center NASA di Florida, mengamankan layanan peluncuran berdasarkan kontrak VADR (Akuisisi Kendaraan Khusus dan Rideshare Kelas Ventura). (ina/bfn)
