Pebulutangkis Putri PON 2024 Belum Ditentukan

pebulutangkis-putri-pon-2024-belum-ditentukan
Ket Foto : Ketua Umum PBSI Bali, Wayan Winurjaya, Ketua Umum Pengprov PBSI Bali. Foto : bfn/ena

DENPASAR, Balifactualnews.com – Setelah pebulutangkis putrinya lolos ke PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut), Pengprov PBSI Bali masih belum menentukan siapa dan berapa jumlah pebulutangkis yang akan dikirim di perorangan baik tunggal maupun ganda putrinya. Sementara di Technical Hand Book (THB) Babak Kualifikasi (BK) PON 2023 lalu ditentukan kuota pebulutangkis diperorangan yakni hanya 3 pebulutangkis.
Diketahui pada BK PON 2023 lalu di Yogyakarta, untuk wilayah III yang dihuni tuan rumah BK PON DI. Yogyakarta, Jawa Tengah (Jateng) Banten dan Bali, untuk Bali bercokol di ranking III yang artinya berhak turun di perorangan untuk tunggal dan ganda saja.

“Kami lolos di perorangan. Hanya untuk menentukan siapa kira-kira 3 pebulutangkis yang turun di PON 2024 untuk tunggal dan ganda. Apakah juga hanya cukup 2 pebulutangkis dikirim ke PON 2024 yang artinya pebulutangkis yang turun di tunggal juga turun di ganda akan ditentukan nantinya,” tutur Ketua Umum Pengprov PBSI Bali Wayan Winurjaya di Denpasar, Selasa (29/8/2023).

Disebutkan Ketua Umum yang saat ini menjabat dua periode di PBSI Bali itu, keputusan secara pasti akan dilakukan nantinya di Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) PBSI Bali. “Nanti akan diputuskan di Rakerprov saja sehingga akan banyak masukan dan diputuskan bersama-sama. Jadi semua akan jelas,” terang Winurjaya.

Pria asal Bangli itu juga memaparkan untuk pelatihan daerah (pelatda) bagi pebulutangkis putri PON 2024 antinya dalam setahun, PBSI Bali membutuhkan sekitar Rp.150 juta. “Jumlah tersebut jika memang nantinya PBSI Bali mengirimkan pebulutangkis putri PON 2024 nantinya ke even-even nasional dngan jumlah sekitar 8 even nasional,” sebut Winurjaya.

Semua itu dikarenakan untuk mematangkan pebulutangkis putri PON Bali memang dibutuhkan latihan keras dan fokus, serta mengasah kualitasnya di even nasional, termasuk melipatgandakan mental bertandingnya di even-even nasional seperti diantaranya Sirkuit Nasional (Sirnas). (ena/bfn)