Pemerintah Siapkan Modal Awal Koperasi Merah Putih Rp3 Miliar per Unit

pemerintah-siapkan-modal-awal-koperasi-merah-putih-rp3-miliar-per-unit
Rapat koordinasi terbatas di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan untuk membahas tindak lanjut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, beberapa waktu lalu

JAKARTA, Balifactualnews.comDalam rangka memperkuat fondasi ekonomi desa dan memberdayakan pelaku usaha lokal, pemerintah resmi meluncurkan program Koperasi Desa Merah Putih dengan dukungan modal awal sebesar Rp3 miliar untuk setiap unit koperasi. Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif yang berakar dari desa.

Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat desa dengan memperluas akses pembiayaan, memfasilitasi distribusi hasil pertanian dan UMKM, serta menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan mandiri. Dengan modal awal yang cukup besar, koperasi ini diarahkan agar langsung mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya, baik dalam bentuk pinjaman usaha, pengadaan kebutuhan pokok, maupun layanan ekonomi lainnya.

Diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan bahwa, koperasi desa merah putih akan diberi modal awal dari pemerintah sebesar Rp3 miliar per unit (per koperasi). menurutnya hal itu sebagai bukti nyata keseriusan pemerintah dalam program ini.

“Namun pemberian modal awal ini bukanlah bagi-bagi uang gratis, tetapi sebagai plafon pinjaman yang harus dikembalikan dalam waktu enam tahun. Ini bukan hibah. Pada tahapan awal, plafon pinjaman hingga Rp3 miliar per koperasi, dengan tenor enam tahun,” kata menteri yang akrab disapa Zulhas ini dalam beberapa waktu lalu.

Lanjut Zulhas, penggunaan dana akan disesuaikan dengan proposal koperasi, seperti jika koperasi ingin membangun gudang senilai Rp1 miliar, maka bank akan melakukan verifikasi, sesuai kebutuhan untuk dicairkan.

“Semua akan berjalan profesional dan transparan. Kita ingin koperasi ini berumur panjang dan benar-benar mengangkat ekonomi desa,” ujarnya.

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih mencerminkan semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi rakyat. Ini adalah langkah konkret untuk menjadikan desa sebagai subjek utama pembangunan, bukan hanya objek kebijakan. Dengan membangun dari desa, pemerintah meyakini bahwa kemandirian nasional dapat tercapai dengan lebih cepat dan merata. (ina/bfn)