Perahu Terbalik Dihantam Gelompas, Nelayan Karda Terdampar di Perairan Pengalon

Nelayan I Wayan Karda Ditemukan Terdampar di Pantai Pengalon, Antiga, Manggis

KARANGASEM Balifactualnews.com—Gelombang pasang (Gelompas) yang  menghantam perairan Karangasem, nyaris memakan korban jiwa.   Menyusul, I Wayan Karda (60)  seorang nelayan asal Dusun Lebah, Desa Purakerthi, Kecamatan Abang, Kabupaten  Karangasem dilaporkan hilang saat  melaut, Kamis (25/6/20) siang.

Adalah Peberkel Desa Purwakerti, I Nengah Karyawan yang melaporkan   salah seorang warganya  hilang saat melaut. Laporan Karyawan disebar luas di  semua grup media sosial, membuat warga yang bermukim di pesisir pantai  waspada dan ikut melakukan pemantauan terhadap keberadaan nelayan malang itu.

“Dia melaut sekitar pukul 14.00 Wita bersama  nelayan lainnya. Seharusnya sudah balik pukul 19.00 Wita, tapi hingga malam tidak juga ada kabar tentang keberadaannya,” ucap Nengah Karyawan.

Di tengah kepanikan  keluarga korban dan warga Purwakerthi lainnya, kabar baik   menyertai.  Wayan Karda  dikabarkan sudah ditemukan  nelayan asal Antiga bernama I Nengah Sari alias Moyo, sedang terdampar di pantai kawasan Pengalon, Antiga, Manggis,  dalam kondisi selamat, Jumat (26/6/20) pagi.

“Pak Karda saya lihat kelelahan di pinggir pantai, saya langsung ajak pulang ke rumah. Ada beberapa luka lecet tapi sudah diobati.   Perahunya sebagian dalam kondisi hancur. Kemungkinan karena dihantam gelombang besar,”ucap Moyo.

Sementara itu, Wayan Karda, menuturkan, saat berada di tengah laut, tiba-tiba perahu yang di nakhodai dihantam gelombang besar  dan terbalik.  “Saat itu pas  saya mau memasang sauh (jaring)  untuk mencari ikan, dan ombak  besar tiba-tiba datang menghantam. Perahu saya terbalik,” ungkapnya. (ger/tio/bfn)

 

Exit mobile version